Hari Pelanggan Nasional Jadi Momentum Tingkatkan Kualitas Layanan
Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 yang diperingati setiap 4 September menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkuat budaya pelayanan pelanggan guna mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan di tengah perubahan perilaku konsumen dan perkembangan teknologi. CEO Frontier dan Penggagas Harpelnas Handi Irawan D menekankan bahwa pengalaman pelanggan merupakan tanggung jawab seluruh organisasi, bukan satu fungsi saja, karena pelanggan merasakan pengalaman secara utuh. Ia juga menyoroti pentingnya keteladanan kepemimpinan dalam menerjemahkan nilai customer-centric menjadi standar pelayanan di seluruh organisasi, dan Harpelnas sendiri pertama kali ditetapkan Presiden Megawati Soekarnoputri pada 4 September 2003.
Poin-Poin Utama
- Hari Pelanggan Nasional 2026 diperingati sebagai momentum memperkuat budaya pelayanan pelanggan.
- Perubahan perilaku konsumen dan perkembangan teknologi menjadi faktor pendorong peningkatan kualitas layanan.
- Handi Irawan D menjabat sebagai CEO Frontier dan Penggagas Hari Pelanggan Nasional.
- Handi emphasized that customer experience is created by the entire organization, not a single function or individual.
- Pemasaran, operasional, keuangan, dan layanan harus bergerak sebagai satu kesatuan demi kepuasan pelanggan.
- Kepemimpinan perusahaan berperan penting dalam membangun budaya pelayanan customer-centric.
- Hari Pelanggan Nasional diperingati setiap tanggal 4 September.
- Aspek peningkatan kualitas pelayanan meliputi keramahan, kemudahan, kecepatan, dan solusi relevan.
- Hari Pelanggan Nasional pertama kali ditetapkan pada 4 September 2003.
- Presiden Megawati Soekarnoputri menetapkan Hari Pelanggan Nasional secara resmi.
- Tema penetapan resmi Hari Pelanggan Nasional tahun 2003 adalah 'Senyum Pelanggan Indonesia'.
- Kutipan Handi disampaikan dalam siaran pers pada Rabu, 9 September 2026.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.