Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Perlindungan Pekerja Didorong hingga Pemberdayaan Ekonomi Penerima Manfaat

Senin, 7 September 2026, 23:32 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

BPJS Ketenagakerjaan mempertegas perlindungan pekerja tidak sebatas santunan saat risiko kerja terjadi, melainkan mencakup pendampingan agar mandiri dan berkelanjutan, disosialisasikan dalam Hari Pelanggan Nasional 2026 melalui pelayanan klaim, perluasan cakupan ke pekerja formal, informal, konstruksi, migran, serta edukasi komunitas ojek online. Program PEKA dijalankan untuk memberdayakan penerima manfaat lewat pelatihan dan pendampingan usaha, seperti buket bunga dan kue, agar kemandirian ekonomi terjamin jangka panjang. Dalam kegiatan tersebut BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan JKK meninggal dunia sebesar Rp520 juta kepada ahli waris seorang petugas PMI.

Poin-Poin Utama

  • BPJS Ketenagakerjaan marks Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 with direct service to participants, expanded worker protection outreach, and economic empowerment programs for beneficiaries.
  • Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Alif Noeriyanto Rahman visited the BPJS Ketenagakerjaan Salemba Branch Office in Central Jakarta.
  • Alif said social security for workers covers risks including workplace accidents, job loss, old age, and death.
  • During the visit, Alif personally served participants filing Jaminan Hari Tua (JHT) claims.
  • BPJS Ketenagakerjaan handed over a Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) death benefit worth Rp520 million.
  • The JKK benefit was received by suami Mulyatin, the husband of a deceased Palang Merah Indonesia (PMI) officer who died on duty.
  • BPJS Ketenagakerjaan introduced results of the Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA).
  • PEKA offers training and mentoring to help beneficiaries build sustainable livelihoods.
  • PEKA beneficiary products include buket bunga (flower bouquets), jajanan pasar (traditional snacks), and kue (cakes).
  • Coverage targets pekerja formal, informal, jasa konstruksi, and pekerja migran sectors.
  • BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta regional office head Ady Hendrata led a socialization targeting ojek online drivers in Cikini.
  • Activities of Harpelnas also took place at BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Cengkareng Branch Office.
  • Jakarta Cengkareng branch head Arwan Dwi Saput participated in the Harpelnas activities.
Tagar Terkait
#hari pelanggan nasional#bpjs ketenagakerjaan#harpelnas 2026#jaminan sosial#perlindungan sosial#jht#pemberdayaan ekonomi#pekerja informal
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya