Kemendukbangga Mutakhirkan Data Keluarga untuk DTSEN
Kementerian Kemendukbangga/BKKBN memutakhirkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan menggunakan data 74,1 juta keluarga dari hasil Pendataan Keluarga 2025 yang mencakup informasi kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga. Data keluarga tersebut dipilih BPS karena relatif mutakhir dan relevan, lalu digunakan dalam DTSEN Versi 3 setelah memperoleh rekomendasi statistik. Selain itu, masyarakat dapat mengusulkan pembaruan data secara mandiri melalui aplikasi SIKS-NG dan kanal Cek DTSEN untuk mendukung pemeringkatan kondisi sosial ekonomi dalam 10 desil kesejahteraan.
Poin-Poin Utama
- Pendataan Keluarga 2025 menghasilkan data 74,1 juta keluarga dan 239,8 juta anggota keluarga.
- Data keluarga mencakup informasi kependudukan, keluarga berencana, pembangunan keluarga, dan data individu.
- Kemendukbangga/BKKBN memfinalisasi kerja sama pemutakhiran DTSEN dalam Rapat Koordinasi pada Selasa (8/9/2026).
- Pendataan Keluarga 2025 telah memperoleh rekomendasi statistik dari BPS.
- Data keluarga digunakan sebagai salah satu sumber pembaruan dalam DTSEN Versi 3.
- DTSEN dibangun dari integrasi Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), DTKS, dan P3KE.
- Pemutakhiran DTSEN juga menggunakan data dari kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan Ditjen Dukcapil Kemendagri.
- Hasil pemeringkatan DTSEN membagi keluarga ke dalam 10 desil berdasarkan posisi relatif kesejahteraan.
- Penentuan desil didasarkan pada pemeringkatan berbagai karakteristik sosial ekonomi, bukan satu indikator.
- Pembaruan data dapat mengubah posisi desil suatu keluarga karena pemeringkatan bersifat relatif.
- Masyarakat dapat mengusulkan pembaruan data secara mandiri melalui aplikasi SIKS-NG dan kanal Cek DTSEN.
- Keluarga di desil 1-4 yang belum menerima bansos dapat mengajukan usulan bantuan sosial.
- Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Budi Setiyono menyatakan komitmen mendukung penyempurnaan DTSEN.
- Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat BPS Budi Setiawan menyebut data PK relatif mutakhir dan variabelnya relevan.
- Data keluarga memperjelas kondisi sosial ekonomi masyarakat dan mendukung penentuan sasaran kebijakan pemerintah.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.