Gelar Capacity Building untuk Jurnalis, BI Perkenalkan Potensi Ekonomi dan Pariwisata NTB
KPw BI DIY gelar Capacity Building untuk 14 jurnalis DIY di Lombok Barat, NTB, pada 9-11 September 2026, dengan tema 'Peluang dan Tantangan Jurnalisme di Era Transformasi Media'. Selain tingkatkan kapasitas jurnalistik, kegiatan ini perkenalkan potensi ekonomi dan pariwisata NTB, termasuk pertumbuhan ekonomi 7,41 persen di triwulan II 2026 yang ditopang sektor pertanian, pertambangan, dan perdagangan, sekaligus diharapkan perkedua kerja sama regional Bali-NTB-NTT.
Poin-Poin Utama
- KPw BI DIY gelar Capacity Building Wartawan DIY di Hotel Aruna Senggigi, Lombok Barat, NTB, 9–11 September 2026.
- Kegiatan diikuti 14 wartawan dari berbagai media asal DIY.
- Tema kegiatan: 'Peluang dan Tantangan Jurnalisme di Era Transformasi Media'.
- Kepala KPw Bank Indonesia NTB Hario Kartiko Pamungkas apresiasi pemilihan NTB sebagai lokasi kegiatan.
- Ekonomi NTB tumbuh 7,41 persen pada triwulan II 2026.
- Pertumbuhan ditopang tiga lapangan usaha utama: pertanian, pertambangan, dan perdagangan.
- NTB tercatat sebagai salah satu lumbung pangan nasional dengan komoditas unggulan beras dan jagung.
- Sektor pertambangan tembaga di Sumbawa menjadi penggerak penting perekonomian NTB.
- Pengembangan industri pengolahan hasil tambang direncanakan menjadi motor penggerak ekonomi ke depan.
- Destinasi dan infrastruktur pariwisata unggulan NTB meliputi Senggigi, Bandara Internasional Lombok, dan Mandalika.
- Pengembangan pariwisata ditargetkan memberikan dampak ekonomi lebih luas ke berbagai daerah di NTB.
- Penguatan konektivitas diarahkan melalui kerja sama regional Bali, NTB, dan NTT.
- Kolaborasi regional mencakup pariwisata, pengendalian inflasi, dan penguatan hubungan ekonomi antardaerah.
- Hario menekankan pemberitaan media yang informatif dan konstruktif untuk membangun kepercayaan pelaku ekonomi.
- Tujuan akhir pemberitaan: menarik minat investor berinvestasi di NTB.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.