Bawaslu-BSSN perkuat keamanan siber jelang Pemilu 2029
Bawaslu menilai penguatan keamanan siber krusial menjelang Pemilu 2029 seiring meluasnya pemanfaatan teknologi digital dalam pengawasan pemilu, sehingga ancaman terhadap data, layanan digital, dan kredibilitas lembaga harus diantisipasi sejak 2027. Bawaslu menandatangani nota kesepahaman dengan BSSN untuk memperkuat tata kelola keamanan siber, deteksi dini, peningkatan kompetensi pegawai, dan kesadaran keamanan digital di seluruh jajaran. Kerja sama ini bertujuan mewujudkan pengawasan pemilu yang aksesibel, transparan, dan kredibel.
Poin-Poin Utama
- Bawaslu menilai penguatan keamanan siber penting dalam menghadapi Pemilu 2029.
- Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menyampaikan pernyataan di Jakarta pada hari Rabu.
- Bawaslu dan BSSN menandatangani nota kesepahaman tentang sinergi di bidang pengawasan serta keamanan siber dan sandi.
- Bawaslu memiliki pengalaman menghadapi ancaman siber pada Pemilu 2019 dan Pemilu 2024.
- Tahapan menuju Pemilu 2029 sudah mulai berlangsung pada tahun 2027.
- Bawaslu menargetkan pengawasan pemilu tahun 2025-2029 yang aksesibel, transparan, dan kredibel.
- BSSN merupakan mitra kerja sama Bawaslu dalam memperkuat keamanan digital.
- Ancaman siber mencakup gangguan terhadap keamanan data dan layanan digital.
- Serangan siber dapat berdampak pada kredibilitas lembaga dan kepercayaan publik.
- Bawaslu menerapkan pendekatan pencegahan sebagai prinsip utama pengamanan digital.
- Penguatan keamanan siber mencakup penguatan tata kelola, pemantauan, peningkatan kompetensi teknis pegawai, dan kesadaran digital.
- Pemanfaatan teknologi digital memungkinkan pengawasan pemilu lebih cepat, terintegrasi, efektif, dan menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
- Kegiatan berlangsung di Kantor Bawaslu dengan judul Sinergi Bawaslu dan BSSN Memperkuat Keamanan Digital dalam Tata Kelola Pengawasan Pemilu.
- Berita berasal dari Jakarta dan disiarkan oleh ANTARA.
- Keamanan digital mencakup tata kelola kelembagaan, manajemen risiko, perlindungan data, dan menjaga kepercayaan publik.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.