Kualitas Udara Singkawang tidak Sehat, ISPU Capai 180 akibat Karhutla
Kualitas udara Kota Singkawang, Kalimantan Barat, masuk kategori tidak sehat dengan ISPU mencapai 180 akibat kabut asap karhutla per 7 September 2026. Wali Kota Tjhai Chui Mie mewajibkan warga memakai masker saat keluar rumah, mengurangi aktivitas fisik berat di ruang terbuka, menutup jendela, serta memperbanyak konsumsi air putih dan makanan bergizi. Pemkot bersama tim gabungan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, BPKS, dan MPA terus melakukan pemadaman dan pendinginan, sekaligus membagikan masker gratis serta edukasi mitigasi kesehatan kepada masyarakat.
Poin-Poin Utama
- Kualitas udara Singkawang kategori tidak sehat dengan ISPU 180.
- Kabut asap penyebabnya akibat karhutla.
- Data DLH Singkawang per 7 September 2026.
- Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie konfirmasi pada 9 September.
- Warga wajib pakai masker saat di luar ruangan.
- Aktivitas fisik berat di ruang terbuka diminta dikurangi.
- Warga diimbau tutup jendela rumah dan kantor.
- Konsumsi air putih dan makanan bergizi diminta ditambah.
- Tim gabungan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, BPKS, MPA lakukan pemadaman.
- Pendinginan lokasi bekas karhutla masih berlangsung.
- Pemkot bagikan masker gratis ke warga.
- DLH akan pantau kualitas udara secara berkala.
- Edukasi mitigasi kesehatan diberikan selama udara belum membaik.
- Wali Kota ajak warga cegah karhutla di masa mendatang.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.