Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Umum Negatif

Anggota DPR Sentil Dinas soal Bocah Meninggal di Tengah Asap Karhutla

Jumat, 4 September 2026, 17:06 WIB Sumber: CNN Dibaca 4 kali
Ukuran:

Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan menyentil pernyataan Dinas Kesehatan Murung Raya yang menyatakan kematian bocah berusia 11 tahun di RSUD Puruk Cahu belum bisa dikaitkan dengan karhutla. Daniel menekankan bahwa kelompok rentan dengan riwayat penyakit bawaan, seperti anak tersebut, justru paling terdampak kabut asap sehingga ketidakpastian penyebab tidak boleh mengecilkan risiko. Daniel mendesak pemerintah menangani karhutla secara serius karena dampaknya mengancam kesehatan masyarakat, termasuk satwa dilindungi seperti orangutan.

Poin-Poin Utama

  • Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengkritik pernyataan Dinas Kesehatan Murung Raya soal kematian bocah 11 tahun.
  • Bocah laki-laki berusia 11 tahun meninggal di RSUD Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.
  • Dinas Kesehatan Murung Raya menyatakan kematian korban belum dapat dikaitkan langsung dengan paparan asap atau ISPA akibat karhutla.
  • Korban memiliki riwayat penyakit bawaan berupa asma dan kelainan ginjal.
  • Daniel Johan menegaskan kasus kematian harus ditangani secara empatik dan berbasis bukti medis.
  • Daniel mengingatkan kelompok rentan dengan penyakit bawaan paling terdampak kabut asap karhutla.
  • Daniel menyatakan ketidakpastian penyebab kematian tidak boleh menjadi alasan mengecilkan risiko karhutla.
  • Daniel mendesak pemerintah segera mengatasi karhutla secara serius.
  • Daniel menyebut paparan kabut asap mengancam kesehatan masyarakat dan satwa termasuk orangutan.
  • Kabut asap akibat karhutla menyelimuti Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya.
  • Keluarga korban berencana membawa anak ke rumah sakit di Banjarmasin untuk penanganan lebih lanjut.
  • RencanaTransfer ke Banjarmasin tidak terlaksana karena korban meninggal pada Senin, 31 Agustus 2020.
  • Kepala Dinas Kesehatan Murung Raya Suwirman Hutagalung menyebut korban mengalami sesak napas dan kelainan ginjal.
  • Kabut asap karhutla semakin memburuk terutama di Kalimantan saat peristiwa terjadi.
  • Dinkes Murung Raya menyatakan kematian tidak dapat langsung disimpulkan akibat kabut asap atau ISPA karena adanya penyakit penyerta.
Tagar Terkait
#dpr#asap karhutla#anggota dpr#dpr sentil#sentil dinas
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.

Buka Sumber di CNN

Warta Terkini Lainnya