Harga Pangan Stabil di Wilayah Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Pasokan Aman
Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan harga pangan di wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau tetap stabil dan pasokan bahan pokok aman berdasarkan data SP2KP yang memantau seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. Kementerian Perdagangan terus memantau fluktuasi harga untuk memitigasi potensi gangguan distribusi akibat bencana alam. Selain itu, Mendag menyoroti fluktuasi harga telur dan daging ayam broiler yang sempat anjlok di bawah harga acuan, sehingga pemerintah melakukan intervensi untuk mencegah penurunan harga lebih lanjut agar peternak tidak gulung tikar.
Poin-Poin Utama
- Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan harga pangan di wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau tetap stabil.
- Pasokan bahan pokok di daerah terdampak erupsi Anak Krakatau dipastikan dalam kondisi aman.
- Pemantauan harga dilakukan melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang mencakup seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.
- Kementerian Perdagangan memantau fluktuasi harga di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah yang terkena bencana, untuk memitigasi hambatan distribusi.
- Budi Santoso menyoroti fluktuasi harga pada komoditas telur dan daging ayam broiler.
- Harga acuan penjualan telur ditetapkan sebesar Rp30.000 per kilogram.
- Harga telur sempat turun drastis hingga menyentuh Rp22.000 per kilogram.
- Harga acuan daging ayam broiler ditetapkan sebesar Rp40.000 per kilogram.
- Harga daging ayam broiler sempat merosot ke level Rp34.000 per kilogram.
- Biaya produksi peternak unggas menjadi lebih tinggi daripada harga jual, mengancam keberlangsungan usaha mereka.
- Rata-rata harga telur nasional saat ini berada di angka Rp26.600 per kilogram.
- Pemerintah berupaya menahan lonjakan harga di tingkat konsumen sekaligus mencegah harga di tingkat produsen anjlok.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.