BKSPTIS: Favoritisme Menjalar ke TIngkat SMA/SMK, Perguruan Tinggi Swasta Kian Terpinggir
Ketua BKSPTIS Fathul Wahid menilai kebijakan pemerintah tidak berpihak pada Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan praktik favoritisme sudah merambah ke tingkat SMA/SMK melalui pengumuman kelulusan yang menonjolkan persentase masuk PTN, sehingga PTS merasa dipinggirkan. Dalam diskusi Wicara Akademik di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, perwakilan PTS seperti Ketua APTKI Johanes Eka Priyatna mencontohkan regulasi yang tidak adil, seperti sulitnya PTS membuka prodi baru dibanding PTN yang lebih fleksibel. Para peserta diskusi khawatir kondisi ini menurunkan kualitas SDM nasional dan berencana menggalang petisi publik di Change.org agar aspirasi PTS didengar pembuat kebijakan.
Poin-Poin Utama
- Ketua umum BKSPTIS Fathul Wahid menyatakan favoritisme pemerintah juga merambat ke tingkat SMA/SMK.
- Pengumuman kelulusan yang menonjolkan persentase masuk PTN menciptakan persepsi publik bahwa PTN lebih berkualitas.
- Diskusi berlangsung di Kampus II Universitas Sanata Dharma, Sleman, Yogyakarta pada Selasa (8/9/2026).
- Fathul Wahid menjabat Rektor UII periode 2016-2020 dan 2022-2026.
- Fathul Wahid berencana menggalang dukungan melalui petisi publik di Change.org.
- Universitas Sanata Dharma pernah membuka Program Studi Kimia dengan pendanaan Korea Selatan senilai Rp 20 miliar.
- Proses pendirian Program Studi Kimia tersebut memakan waktu lebih dari tiga tahun.
- PTN dapat membuka program studi baru tanpa izin, berbeda dengan regulasi yang diterapkan pada PTS.
- Ketua APTKI Johanes Eka Priyatna memberikan contoh regulasi tersebut dalam diskusi.
- Diskusi dihadiri 20 perwakilan perguruan tinggi dari beberapa daerah di Indonesia.
- Diskusi melibatkan perwakilan dari komunitas Kristen, Hindu, dan Buddha.
- Turunnya minat mahasiswa masuk PTS menjadi salah satu keprihatinan utama diskusi.
- Keterbatasan anggaran negara untuk penyelenggaraan PTN disebut mendorong pemerintah memberi kebijakan fleksibel kepada PTN.
- Kebijakan fleksibel memungkinkan PTN mengumpulkan dana dari masyarakat.
- Penerimaan mahasiswa baru di PTN melonjak drastis dan melampaui kapasitas yang seharusnya.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.