Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Dilanjutkan Pagi Ini
Basarnas melanjutkan pencarian lima jurnalis beserta tiga awak kapal cepat yang hilang kontak di Selat Sunda saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau pada Kamis (10/9) pagi dengan memfokuskan strategi di sisi utara gunung. Operasi SAR yang telah berlangsung sejak Selasa (8/9) dengan pengerahan armada lintas instansi ini belum menemukan korban atau objek pencarian, sementara Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III (Siaga) dengan zona bahaya radius 3 kilometer dari puncak kawah aktif.
Poin-Poin Utama
- Basarnas melanjutkan pencarian 5 jurnalis hilang kontak di Selat Sunda, Kamis (10/9) pagi.
- Lokasi pencarian kawasan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, dekat Gunung Anak Krakatau.
- Minggu pencarian keempat sejak pelaporan hilang kontak.
- Strategi pencarian terfokus sisi utara Gunung Anak Krakatau.
- Pencarian menyesuaikan arus, pergeseran ombak, arah angin.
- Larangan masuk zona bahaya radius 3 km dari puncak kawah aktif Gunung Anak Krakatau.
- Total 8 orang dicari: 5 jurnalis, 1 kapten kapal, 1 ABK, 1 pemandu.
- 5 jurnalis: MBagus Khoirunnas (ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhistiro (iNews), Firdaus (Anadolu), Donal (lepas).
- 3 kru kapal: Warta (kapten), Surakman (ABK), Heriyanto (pemandu).
- Pencarian Selasa (8/9) pakai KN SAR Tetuka, RIB-02, radius 3,2 km, hasil nihil.
- Pencarian Rabu (9/9) luas 68,3 nautical mile, dibagi 4 sektor SRU.
- Armada Rabu: KN SAR Tetuka, KRI Loser, KRI Kerambit, KRI Lepu, KAL Anyer, KAL Pahawang, KP Sanjaya, 3 RIB.
- Hasil operasi pencarian hingga kini masih nihil.
- Erupsi Gunung Anak Krakatau dimulai Jumat (4/9) pukul 23.07 WIB.
- Tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga).
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.