Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Politik Netral

Air Force One Hadiah Qatar Sempat Alami Gangguan, Perjalanan Trump Tertunda

Kamis, 10 September 2026, 07:46 WIB Sumber: DetikNews
Ukuran:

Pesawat Air Force One hadiah untuk Presiden Donald Trump tertahan di landasan pacu Joint Base Andrews akibat seluncur darurat yang tidak sengaja mengembang oleh personel militer. Insiden ini menambah sorotan atas pesawat tersebut, yang sebelumnya juga sempat diganti di Turki karena masalah keamanan. Meski demikian, Trump tetap yakin pesawat tersebut layak digunakan, melanjutkan perjalanan ke Dallas untuk berpidato di konvensi Partai Republik menjelang pemilihan umum sela November.

Poin-Poin Utama

  • Air Force One, hadiah dari Qatar, alami gangguan di landasan pada hari 10 September.
  • Gangguan disebabkan seluncuran darurat yang mengembang tidak sengaja.
  • Seluncuran dipicu tanpa sengaja oleh personel militer.
  • Insiden terjadi saat Trump bersiap terbang ke konvensi Partai Republik di Dallas dari Joint Base Andrews.
  • Trump menunggu di helikopter lebih lama sebelum naik pesawat, sekitar 15 menit menurut taksiran awal.
  • Sebelumnya, di Turki Trump diam-diam pakai aircraft lain karena isu keamanan.
  • Trump menyatakan tetap yakin pesawat aman walau isu keamanan sudah berulang kali dipertanyakan.
  • Setibanya di Joint Base Andrews, Trump kembali menunggu lama di helikopter sebelum naik.
  • Wartawan sempat melihat seluncuran mengembang di sisi kanan pesawat.
  • Pesawat lama dipindahkan dari hanggar ke landasan dengan garbarata terpasang.
  • Pesawat akhirnya lepas landas dan mendarat di Texas.
  • Tujuan di Texas: pidato di konvensi Partai Republik.
  • Pidato bertujuan menggalang dukungan untuk pemilihan umum sela November.
  • Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung menyatakan seluncuran sudah diperiksa dan bekerja sempurna.
  • Berita disampaikan AFP pada hari 10 September 2026.
Tagar Terkait
#donald trump#partai republik#qatar#gedung putih#air force one#steven cheung
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya