Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Airlangga Sebut Dana Zakat hingga Wakaf Masih 'Berserakan', Potensinya Rp 343 Triliun

Kamis, 10 September 2026, 08:06 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut potensi dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) di Indonesia mencapai sekitar Rp 343 triliun per tahun, namun pengelolaannya masih tersebar di berbagai lembaga sehingga belum optimal. Pemerintah mendorong adanya konsolidasi dan koordinasi agar dana sosial keagamaan tersebut dapat diberdayakan untuk memperluas inklusi ekonomi dan pengembangan ekosistem ekonomi syariah. Menteri Agama Nasaruddin Umar menambahkan bahwa sumber dana umat lain seperti fidyah, kurban, dam, kaffarah, dan aqiqah juga berpotensi triliunan rupiah namun selama ini belum dikelola secara maksimal.

Poin-Poin Utama

  • Airlangga Hartarto soroti dana ZISWAF masih tersebar di berbagai lembaga.
  • Potensi dana ZISWAF capai sekitar Rp 343 triliun per tahun.
  • Airlartyga perlukan konsolidasi dan koordinasi untuk optimalkan pengelolaan dana.
  • Pernyataan sampaikan dalam Simposium Sumbangan Ekonomi Pancasila, Ekonomi Islam, dan Ekonomi Konvensional di Jakarta, Selasa (8/9/2026).
  • Airlangga sebut potensi besar bila terkonsolidasikan.
  • Pemerintah dorong sertifikasi halal dan optimalisasi ZISWAF.
  • Penguatan keuangan sosial bagian dari perluasan inklusi ekonomi.
  • Pemerintah dorong ekonomi syariah berkembang lewat industri, perbankan, dan dana sosial.
  • Menteri Agama Nasaruddin Umar senada soroti sumber dana umat belum dikelola maksimal.
  • Potensi fidyah capai sekitar Rp 3 triliun per tahun.
  • Potensi dana kurban, dam, kaffarah, aqiqah juga triliunan rupiah.
Tagar Terkait
#airlangga hartarto#zakat#ekonomi syariah#wakaf#nasaruddin umar#dana umat#ziswaf
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya