Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Hukum Negatif

Mahasiswi UIN Kendari Lapor Polisi Terkait Dugaan Bullying Senior

Kamis, 10 September 2026, 14:03 WIB Sumber: CNN Dibaca 4 kali
Ukuran:

Mahasiswi UIN Kendari berinisial MS (19) melaporkan dugaan perundungan dan penganiayaan yang dialaminya saat kegiatan pengkaderan ke polisi, meliputi perlakuan kasar seperti ditampar, ditendang, dipaksa memakan cabai, disuruh mencium ketiak senior, serta disuruh masuk ke air comberan. Orang tua korban telah membuat laporan polisi dengan Nomor STTLP/B/438/IX/2026/SPKT/POLDA Sulawesi Tenggara tertanggal 6 September 2026. MS berharap kasus tersebut segera diproses secara hukum dan pihak kampus melakukan pemeriksaan terhadap kegiatan pengkaderan tersebut.

Poin-Poin Utama

  • MS (19), mahasiswi UIN Kendari, melapor ke polisi terkait dugaan perundungan dan penganiayaan oleh seniornya.
  • Peristiwa terjadi saat kegiatan pengkaderan di Jalan Sultan Qaimuddin, Kendari, Sulawesi Tenggara.
  • Tanggal kejadian: 6 September 2026.
  • MS mengaku ditampar, ditendang, dipaksa memakan cabai, dan disuruh mencium ketiak senior.
  • MS dibangunkan untuk mengikuti kegiatan jurit malam dan melewati beberapa pos.
  • MS disuruh masuk ke dalam air comberan dan cuci muka agar tidak mengantuk.
  • MS disuruh menyanyi hingga salah satu senior tersinggung dan hampir menghampiri.
  • MS dipaksa meletakkan kain pel basah di atas kepala.
  • MS disuruh mencium ketiak seniornya sebanyak 3 kali.
  • Senior berinisial SC menampar MS berkali-kali menggunakan sendal tebal karena MS tidak pernah datang ke sekretariat.
  • MS mengalami rasa sakit di bagian telinga dan dahi akibat kekerasan.
  • MS menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya.
  • Orang tua korban melaporkan kasus ini ke polisi.
  • Laporan tercatat dalam STTLP Nomor STTLP/B/438/IX/2026/SPKT/POLDA Sulawesi Tenggara.
  • MS berharap kasus dapat diproses secara hukum dan meminta kampus memeriksa kegiatan pengkaderan.
Tagar Terkait
#penganiayaan#mahasiswi#perundungan#bullying#pengkaderan#uin kendari
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.

Buka Sumber di CNN

Warta Terkini Lainnya