Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Nasional News Netral

DLH DKI Pantau Ketat Kualitas Udara Imbas Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026, 11:00 WIB Sumber: Republika Dibaca 1 kali
Ukuran:

DLH DKI Jakarta memperketat pemantauan kualitas udara dan memperkuat koordinasi dengan BMKG, PVMBG, BPBD, serta Dinas Kesehatan menyusul sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang erupsi pada 3 Desember 2023. Masyarakat terdampak diminta membatasi aktivitas luar ruang, menggunakan masker N95, dan berlindung di dalam bangunan saat hujan abu. Anak-anak, lansia, dan penyandang penyakit pernapasan atau jantung mendapat perhatian khusus.

Poin-Poin Utama

  • Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi pada pukul 15.05 WIB, Ahad (3/12/2023).
  • Gunung tersebut terletak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.
  • DLH DKI Jakarta memperketat pemantauan kualitas udara menyusul sebaran abu vulkanik.
  • DLH DKI memperkuat koordinasi dengan BMKG, PVMBG, BPBD, dan Dinas Kesehatan.
  • Kepala DLH DKI Jakarta bernama Dudi Gardesi.
  • Warga di lokasi terdampak dianjurkan membatasi aktivitas luar ruang yang tidak mendesak.
  • Masyarakat diminta menunda olahraga di luar ruang.
  • Masker N95 atau setara direkomendasikan saat berada di lingkungan berabu.
  • Masyarakat diminta berlindung di dalam bangunan saat hujan abu berlangsung.
  • Pintu dan jendela perlu ditutup untuk mengurangi masuknya abu.
  • Anak-anak, lansia, serta warga dengan asma, penyakit paru, atau penyakit jantung mendapat perhatian khusus.
  • Pengelola sekolah, penyelenggara kegiatan, dan pemberi kerja diimbau menyesuaikan aktivitas luar ruang.
  • Petugas kebersihan diminta memastikan ketersediaan masker dan pelindung mata.
Tagar Terkait
#anak krakatau#erupsi gunung anak krakatau#dki jakarta#kualitas udara
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya