Beranda Senin, 14 September 2026

!online

Lingkungan Positif

Pakai masker, kualitas udara Jakarta terburuk kedua di dunia

Senin, 14 September 2026, 09:01 WIB Sumber: Antara News
Ukuran:

Kualitas udara Jakarta pada Senin pagi tercatat tidak sehat dengan indeks AQI 170 (PM2.5: 82 μg/m³), menduduki peringkat kedua kota dengan udara terburuk di dunia setelah Baghdad. Situs IQAir merekomendasikan masyarakat menghindari aktivitas luar ruangan, menggunakan masker, dan menutup jendela untuk mengurangi paparan polusi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama BMKG mengembangkan sistem peringatan dini (Early Warning System) untuk memprediksi polusi udara lebih akurat agar masyarakat dapat mengambil langkah preventif.

Poin-Poin Utama

  • Jakarta's air quality was ranked the second worst in the world on Monday morning.
  • According to IQAir data at 08:00 WIB, Jakarta's AQI stood at 170.
  • Jakarta's AQI of 170 falls under the unhealthy category.
  • The PM2.5 concentration in Jakarta measured 82 micrograms per cubic meter.
  • IQAir recommends avoiding outdoor activities when air quality is unhealthy.
  • IQAir advises wearing masks and closing windows during unhealthy air conditions.
  • Good air quality is defined as PM2.5 levels between 0 and 50.
  • Moderate air quality ranges from PM2.5 levels of 51 to 100.
  • Very unhealthy air quality spans PM2.5 levels of 200 to 299.
  • Hazardous air quality ranges from PM2.5 levels of 300 to 500.
  • Baghdad, Iraq ranked first globally with an AQI of 178.
  • Dhaka, Bangladesh ranked third globally with an AQI of 166.
  • Kuala Lumpur, Malaysia ranked fourth globally with an AQI of 163.
  • Ho Chi Minh City, Vietnam ranked fifth globally with an AQI of 157.
  • DKI Jakarta provincial government and BMKG are developing an Early Warning System for air quality.
Tagar Terkait
#bmkg#jakarta#masker#kualitas udara#polusi udara#pm2.5#ews
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.

Buka Sumber di Antara News

Warta Terkini Lainnya