Masjid hingga Pesantren Dibidik, KDS Kejar 10 Ribu Sertifikat Gratis
Program Sertifikat Gratis di Kabupaten Bandung menargetkan 10.000 sarana ibadah berupa masjid, madrasah, dan pesantren memperoleh sertifikat tanah secara gratis melalui kerja sama antara RSUD Bandung, Kantor Pertanahan (BPN), dan Kementerian Agama. Program ini bertujuan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan lahan keagamaan agar tidak terjadi sengketa pertanahan di kemudian hari, dengan proses administrasi yang sepenuhnya gratis bagi masyarakat. Target penyelesaian 10.000 sertifikat tersebut diharapkan tercapai pada masa kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna periode kedua, dengan pengelola saran ibadah yang belum tersertifikasi diminta melapor melalui camat dan kepala KUA.
Poin-Poin Utama
- Target Program Sertifikat Gratis di Kabupaten Bandung adalah 10.000 sarana ibadah.
- Program ini mencakup masjid, madrasah, dan pesantren.
- Program merupakan kerja sama RSUD Bandung, Kantor Pertanahan (BPN), dan Kementerian Agama.
- Pelaksanaan program untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan lahan sarana keagamaan.
- Masyarakat dapat melapor melalui camat untuk mendaftarkan sarana ibadah yang belum bersertifikat.
- Camat berkoordinasi dengan kepala KUA Kecamatan Rancaekek terkait pendataan.
- Proses administrasi program ini tidak dibebankan kepada masyarakat.
- Target 10.000 sertifikat diharapkan terealisasi pada masa kepemimpinan KDS periode kedua.
- Sebagian besar target diharapkan dapat dipenuhi pada tahun ini.
- Konferensi ke-3 MWC NU Kecamatan Rancaekek diselenggarakan di Pondok Pesantren Addzimat Da'i Indonesia.
- Konferensi berlangsung di Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek pada Ahad, 13 September 2026.
- Isi konferensi mencakup pembahasan tata tertib dan laporan pertanggungjawaban kepengurusan.
- Konferensi juga meliputi rapat komisi dan pemilihan Rois Syuriyah serta Ketua Tanfidziyah.
- Hasil konferensi diminta selaras dengan visi PBNU, PWNU, PCNU, Presiden Prabowo, Gubernur Jawa Barat, dan Bupati Bandung.
- KDS meminta kepengurusan MWC NU Rancaekek terus bersinergi dengan pemerintah dalam pembangunan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.