Beranda Minggu, 20 September 2026

!online

Ekonomi Negatif

BRICS Dinilai Bisa Perkuat Kemandirian Ekonomi Indonesia

Selasa, 15 September 2026, 14:06 WIB Sumber: Republika Dibaca 4 kali
Ukuran:

negara global south, dan memperkuat kerja sama serta kolaborasi.

Poin-Poin Utama

  • Keaktifan Indonesia di BRICS dapat memperluas pilihan strategis di tengah perubahan konstelasi global.
  • BRICS dapat dimanfaatkan untuk mengurangi ketergantungan ekonomi tanpa berpindah dari satu blok kekuatan ke blok lainnya.
  • BRICS perlu digunakan untuk memperkuat kedaulatan, posisi tawar, dan kemandirian ekonomi Indonesia.
  • Indonesia harus terbuka bekerja sama dengan semua negara tetapi tidak boleh didikte oleh kekuatan mana pun.
  • Keputusan mengenai masa depan bangsa harus ditentukan berdasarkan kepentingan nasional.
  • Perubahan konstelasi dunia menjadi momentum bagi Indonesia menjalankan politik luar negeri bebas aktif secara lebih substantif.
  • Indonesia perlu memastikan kerja sama internasional memberikan manfaat terhadap kepentingan ekonomi nasional.
  • BRICS dapat dimanfaatkan untuk memperluas kerja sama perdagangan dan ekonomi.
  • Indonesia tetap perlu menjaga posisi tawar agar kerja sama tidak melahirkan ketergantungan baru.
  • Indonesia tidak boleh berpindah dari satu ketergantungan ke ketergantungan yang lain.
  • Indonesia harus menjadi subjek yang menentukan arah kerja sama, bukan sekadar menjadi pasar atau pemasok bahan mentah.
  • Prabowo menyampaikan tiga pesan orientasi Indonesia di BRICS, yaitu kemandirian dan ketahanan nasional.
  • Pesan kedua Prabowo adalah memperkuat persatuan negara-negara global south.
  • Pesan ketiga Prabowo adalah memperkuat kerja sama dan kolaborasi di BRICS.
  • Indonesia harus berpijak pada kepentingan rakyat Indonesia dan berdiri tegak di atas kepentingan nasional sendiri.
Tagar Terkait
#brics#politik luar negeri#kemandirian ekonomi#ketergantungan ekonomi
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya