Prabowo Ingin Tambah Batalyon TNI di Daerah, Cegah Illegal Logging
Presiden Prabowo Subianto menyoroti ketimpangan antara jumlah batalyon TNI dan jumlah kabupaten di Indonesia, di mana lebih dari 360 kabupaten belum memiliki kehadiran satuan TNI, sehingga wilayah-wilayah tersebut rentan terhadap illegal logging, illegal mining, dan kebun liar. Prabowo menyatakan penambahan kekuatan TNI diperlukan untuk memastikan pertahanan dan keamanan menjangkau seluruh wilayah Indonesia yang luas dan besar populasinya. Ia juga menyebutkan anggaran pertahanan Indonesia termasuk yang paling kecil di ASEAN, berada di bawah 2 persen PDB, sehingga penguatan sistem pertahanan yang merata membutuhkan kehadiran unsur-unsur pertahanan yang cukup kuat.
Poin-Poin Utama
- Prabowo Subianto menyoroti jumlah batalyon TNI lebih sedikit dibandingkan jumlah kabupaten di Indonesia.
- Asumsi satu batalyon ditempatkan di setiap kabupaten, lebih dari 360 kabupaten tidak memiliki kehadiran satuan TNI.
- Keterbatasan kehadiran aparat di sejumlah wilayah berkaitan dengan pengawasan atas kekayaan alam.
- Illegal logging, illegal mining, dan kebun-kebun liar terjadi selama puluhan tahun.
- Prabowo menyatakan penambahan kekuatan TNI diperlukan untuk pertahanan dan keamanan negara.
- Luas wilayah dan besarnya jumlah penduduk membuat kehadiran pertahanan perlu diperkuat secara merata.
- Indonesia memiliki 514 kabupaten.
- Anggaran pertahanan Indonesia termasuk paling kecil di ASEAN.
- Anggaran pertahanan RI masih di bawah 2 persen dari produk domestik bruto.
- Belanja pertahanan Indonesia selama beberapa dekade berada di kisaran 0,9 persen PDB.
- Singapura mengalokasikan anggaran pertahanan lebih dari 3 persen PDB.
- Prabowo menginginkan sistem pertahanan dan keamanan yang merata di seluruh wilayah Indonesia.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.