Houthi Bertemu Pejabat AS di Oman, Bahas Apa?
kapal Amerika dan berkomitmen terhadap kesepakatan gencatan senjata dengan AS yang tercapai pada Mei 2025, serta menyatakan tidak akan menyerang kapal Israel maupun kapal komersial negara lain kecuali kapal milik Saudi. Pertemuan ini terjadi di tengah konflik Yaman yang kembali berkobar sejak Juli lalu, dengan Houthi melancarkan serangan terhadap kapal-kapal Saudi di Laut Merah dan mengancam serangan lebih luas ke wilayah Saudi.
Poin-Poin Utama
- Houthi bertemu pejabat AS secara tertutup di Kedutaan Besar AS di Muscat, Oman.
- Pertemuan berlangsung pada akhir pekan lalu dan tidak dipublikasikan.
- Oman memfasilitasi pertemuan sebagai mediator regional.
- Trump menetapkan Houthi sebagai organisasi teroris asing pada Maret 2025.
- Washington telah menegosiasikan gencatan senjata dengan Houthi sejak Mei 2025.
- AS melakukan operasi militer selama dua bulan menyerang Houthi di Laut Merah.
- Trump menyatakan Houthi menghubungi pemerintahan AS melalui telepon pada 12 September.
- Wakil Presiden JD Vance mengonfirmasi kontak langsung AS dengan Houthi pada 14 September.
- Houthi menyatakan tidak akan menyerang kapal-kapal Amerika dalam pertemuan tersebut.
- Houthi berkomitmen pada kesepakatan gencatan senjata dengan AS yang disepakati tahun 2025.
- Houthi menyatakan tidak akan menyerang kapal Israel maupun kapal komersial negara lain, kecuali kapal Saudi.
- Mohammad Abdulsalam, pejabat senior Houthi yang terkena sanksi AS, memimpin delegasi dalam pertemuan.
- Abdelmalik al-Ajiri, pejabat senior Houthi lainnya, juga hadir dalam pertemuan.
- Konflik Yaman kembali meletus sejak Juli dengan Houthi melawan pasukan pemerintah yang didukung Saudi.
- Saudi menuduh Houthi secara sengaja menargetkan kota suci Mekkah dengan serangan drone.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.