Populasi Menua, Generasi Muda Perlu Memperkuat Bekal
Indonesia memasuki fase aging society sejak 2021 dengan penduduk usia 60 tahun ke atas mencapai 10,31 persen dan meningkat menjadi 11,93 persen pada 2025, sehingga perlu mitigasi sistemik agar lansia dapat menua secara mandiri, sehat, produktif, dan terjamin secara finansial. Riset DBS Foundation dan Tenggara Strategics menunjukkan tantangan utama meliputi rata-rata lama sekolah yang masih 9,41 tahun, 59,42 persen generasi produktif bekerja di sektor informal tanpa akses program pensiun, serta kebutuhan kebijakan berbeda untuk setiap provinsi berdasarkan karakteristik demografinya. DBS Foundation mendorong penguatan pendidikan, perluasan pekerjaan formal, literasi keuangan, skema pensiun fleksibel, kesehatan preventif, dan ekosistem perawatan jangka panjang untuk memastikan masa tua yang berdaya.
Poin-Poin Utama
- Indonesia mulai memasuki fase aging population pada 2021 ketika penduduk berusia 60 tahun ke atas mencapai 10,31 persen.
- Pada 2025 proporsi penduduk berusia 60 tahun ke atas meningkat menjadi 11,93 persen dari total populasi.
- Penduduk usia kerja masih mencapai 68,95 persen pada 2025 tetapi proporsinya diperkirakan mulai menurun secara bertahap.
- Definisi aging society menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Badan Pusat Statistik adalah penduduk berusia 60 tahun ke atas mencapai sedikitnya 10 persen.
- Riset DBS Foundation dan Tenggara Strategics berjudul "Indonesia Menuju Populasi Menua: Seberapa Siapkah Kita?" menegaskan perlunya persiapan menghadapi populasi menua.
- Provinsi yang telah memasuki fase populasi menua meliputi DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Jawa Tengah, dan Sulawesi Utara.
- Faktor pendorong populasi menua di antaranya rendahnya angka kelahiran, meningkatnya angka harapan hidup, dan migrasi keluar penduduk usia produktif.
- Nazla Mariza menyatakan sebagian orang bisa menua dengan mandiri dan sehat tanpa memberikan tekanan kepada generasi di bawahnya.
- Rata-rata lama sekolah di Indonesia saat ini adalah 9,41 tahun atau setara tingkat SMP.
- Pemerintah menargetkan wajib belajar 13 tahun untuk meningkatkan pendidikan masyarakat.
- Sebanyak 59,42 persen generasi produktif saat ini bekerja di sektor informal tanpa akses terhadap tunjangan ketenagakerjaan dan program pensiun.
- DBS Foundation mendorong pemerintah memperkuat pendidikan, keterampilan, dan pembelajaran sepanjang hayat.
- DBS Foundation mendorong pemerintah memperluas pekerjaan formal dan inklusif termasuk bagi kelompok usia 50 tahun ke atas.
- DBS Foundation mendorong pemerintah memperluas literasi dan inklusi keuangan serta menciptakan skema pensiun yang lebih fleksibel.
- DBS Foundation mendorong pemerintah memperkuat upaya kesehatan preventif dan membangun ekosistem perawatan jangka panjang yang terintegrasi.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.