Sebelum Galileo, Ada Jejak Ibnu Al-Haytham dalam Penemuan Kacamata atau Teleskop Diakui UNESCO
Kamis, 17 September 2026, 23:13 WIBSumber:RepublikaDibaca 4 kali
Ukuran:
Prinsip Fair Use (Kutipan Wajar Nirlaba): Laman ini hanya menyajikan cuplikan ringkas dan analisis topik untuk keperluan riset & pemantauan warta publik secara non-komersial. Seluruh hak cipta dan naskah liputan utuh adalah milik sah redaksi Republika.
Haytham adalah ilmuwan Muslim yang lahir di Basra dan diakui UNESCO sebagai pelopor optik modern serta tokoh penting dalam perkembangan metode eksperimental dalam sains. Karya terbesarnya adalah Kitab al-Manazir yang terdiri atas...
Sorotan Poin Topik
•Abu Ali al-Hasan Ibnu al-Haytham adalah ilmuwan Muslim yang lahir di Basra sekitar seribu tahun lalu.
•UNESCO mengakui Ibnu al-Haytham sebagai salah satu pelopor optik modern.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan hujan ringan turun di sebagian wilayah Jakarta pada Sabtu, 7 November 2026, sekitar pukul...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melaporkan gempa bumi tektonik magnitudo 4,9 di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu dini hari, dengan...
Pengurangan asupan garam saja belum cukup untuk mengendalikan tekanan darah; kecukupan انتخابات kalium juga penting karena natrium dan kalium saling...