Kemendikdasmen Ungkap Hasil PISA 2025, Ini Perubahan Skor Indonesia
Kemendikdasmen merilis hasil PISA 2025 yang menunjukkan skor membaca naik dari 359 ke 365 poin dan sains naik dari 383 ke 389 poin, namun skor matematika turun dari 366 ke 364 poin. Kepala BKPDM Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menyatakan hasil ini menandakan arah kebijakan pendidikan sudah tepat dan akan menjadi bahan evaluasi untuk program peningkatan mutu seperti penguatan kompetensi guru, pembelajaran mendalam, literasi, numerasi, dan sains. Sementara itu, UNESCO menyoroti sekitar 97 persen penduduk Indonesia berusia 15 tahun ke atas telah melek huruf pada 2024, namun kemampuan literasi mencakup lebih dari sekadar membaca.
Poin-Poin Utama
- PISA 2025 hasil rilis Selasa 8 September 2026 di Gedung E Kompleks Kemendikdasmen Jakarta.
- Skor membaca Indonesia naik dari 359 poin (2022) menjadi 365 poin (2025).
- Skor sains Indonesia naik dari 383 poin (2022) menjadi 389 poin (2025).
- Skor matematika Indonesia turun dari 366 poin (2022) menjadi 364 poin (2025).
- PISA menguji siswa berusia 15 tahun dalam membaca, matematika, dan sains.
- Kepala BKPDM Kemendikdasmen Toni Toharudin sampaikan hasil PISA 2025.
- Toni Toharudin: keberhasilan pendidikan diukur dari kemampuan bernalar murid, bukan peringkat.
- Kemendikdasmen jalankan program penguatan kompetensi guru, pembelajaran mendalam, literasi, numerasi, dan sains.
- Pemerintah dorong pembelajaran coding dan kecerdasan artifisial (AI) di sekolah.
- Pemerintah lakukan penyempurnaan PKA dan Asesmen Nasional serta penjaminan mutu pendidikan berbasis data.
- Tindak lanjut hasil PISA 2025 akan dilakukan Kemendikdasmen bersama Kemenag.
- Chief of Education UNESCO Regional Office Santosh Khatri hadiri peluncuran hasil PISA 2025.
- Menurut UNESCO, hampir 97% penduduk Indonesia usia 15 tahun ke atas melek huruf pada 2024.
- Santosh Khatri: melek huruf belum sepenuhnya cerminkan kemampuan literasi masyarakat.
- Santosh Khatri sebut literasi mencakup pemahaman informasi, berpikir kritis, dan pemecahan masalah.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.