AXA Sharia Life Insurance Resmi Berdiri, Bidik Pasar Asuransi Syariah Indonesia
PT AXA Financial Indonesia mendirikan PT AXA Sharia Life Insurance sebagai entitas khusus asuransi jiwa berbasis prinsip syariah melalui pemisahan unit usaha syariahnya, dengan memperoleh izin usaha dari OJK pada September 2026. Langkah ini diambil untuk merespons potensi pasar asuransi syariah Indonesia yang masih memiliki ruang luas untuk pertumbuhan, mengingat tingkat literasi keuangan syariah yang tercatat 43,42 persen dan inklusi keuangan syariah yang baru mencapai 13,41 persen. Perusahaan memandang Indonesia memiliki posisi strategis dalam perkembangan ekonomi syariah global sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.
Poin-Poin Utama
- PT AXA Financial Indonesia mendirikan PT AXA Sharia Life Insurance sebagai entitas asuransi jiwa syariah.
- AXA Sharia Life Insurance memperoleh izin usaha dari OJK berdasarkan Keputusan Nomor KEP-76/D.05/2026 tertanggal 8 September 2026.
- Perusahaan merupakan hasil pemisahan unit usaha syariah AXA Financial Indonesia.
- Kontribusi industri asuransi syariah mencapai Rp11,73 triliun hingga Juni 2026.
- Aset asuransi jiwa syariah mencapai Rp37,36 triliun.
- Tingkat literasi keuangan syariah tercatat 43,42 persen berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025.
- Tingkat inklusi keuangan syariah tercatat 13,41 persen berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025.
- Tingkat inklusi asuransi secara umum mencapai 16,6 persen.
- Tingkat literasi asuransi secara umum mencapai 31,7 persen.
- Penirasi asuransi tercatat 2,27 persen pada 2022.
- Target penetrasi asuransi meningkat menjadi 3,2 persen pada 2027.
- Presiden Direktur AXA Financial Indonesia adalah Niharika Yadav.
- Indonesia memiliki populasi Muslim terbesar di dunia.
- AXA Sharia Life Insurance didirikan untuk merespons meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perlindungan finansial berbasis nilai syariah.
- OJK mencatat masih terdapat kesenjangan antara tingkat literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.