Beranda Minggu, 20 September 2026

!online

Politik Negatif

Antara Wapres Gibran, Kepala BGN, dan Empati untuk Korban Keracunan MBG

Minggu, 20 September 2026, 11:08 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

politis, sehingga menimbulkan kekesalan warganet atas pernyataan tersebut.

Poin-Poin Utama

  • Keracunan makanan program MBG terjadi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara pada 13 Agustus 2026.
  • Sedikitnya 269 murid dari lima sekolah tingkat SMA, SMK, dan SMP menjadi korban keracunan.
  • Gejala keracunan meliputi gatal di mulut dan kulit, sesak napas, hingga muntah.
  • Wapres Gibran mengunjungi RS Efarina Etaham Berastagi pada 11 September 2026.
  • Gibran meminta maaf atas peristiwa keracunan kepada para orangtua korban.
  • Gibran menyarankan korban membawa bekal dari rumah sampai kondisi benar-benar pulih.
  • Gibran menyatakan komitmen pemerintah memenuhi kebutuhan obat dan rujukan korban.
  • Percakapan Gibran dengan orangtua korban viral di media sosial.
  • Banyak warganet memuji Gibran karena menunjukkan empati kepada korban.
  • Kepala BGN Sudaryono menyebut keributan di medsos bergeser menjadi isu politik.
  • Sudaryono menuding keributan keracunan MBG disebar oleh orang-orang berorientasi ideologis-politis.
  • Warganet menunjukkan kekesalan atas pernyataan Sudaryono yang dianggap arogansi.
  • Sugiat Santoso adalah Juru Bicara Partai Gerbera.
  • Belum semua siswa korban pulih sepenuhnya meskipun sudah lebih dua pekan berlalu.
  • Orangtua korban mengalami pembengkakan biaya rumah sakit dan kehilangan penghasilan.
Tagar Terkait
#mbg#makan bergizi gratis#badan gizi nasional#keracunan makanan#perlindungan anak#gibran rakabuming#sudaryono#komunikasi politik
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya