Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
Hatta dipasangi penutup mesin pesawat untuk mengantisipasi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, berdampak pada 301 penerbangan yang mencakup pembatalan, keterlambatan, dan pengalihan. Untuk menangani penumpang terdampak, bandara mengaktifkan Service Recovery Action yang menyediakan makanan, minuman, bus, dan area istirahat khusus.
Poin-Poin Utama
- Bandara Soekarno-Hatta dipasangi penutup mesin pesawat untuk cegah masuknya abu vulkanik.
- Gunung Anak Krakatau menjadi sumber abu vulkanik yang mengganggu operasional bandara.
- Petugas gunakan tangga lipat untuk pasang penutup pada dua mesin setiap sayap pesawat.
- Penutup mesin berupa engine inlet cover dari bahan khusus.
- Sejumlah masksai terdampak meliputi Garuda Indonesia, Citilink, Pelita Air, dan Lion Air Group.
- Total 301 penerbangan alami dampak gangguan abu vulkanik.
- Dampak gangguan mencakup pembatalan, keterlambatan, pengalihan, dan gangguan operasional lain.
- Sebanyak 233 penerbangan domestik terdampak.
- Sebanyak 58 penerbangan internasional terdampak.
- Sebanyak 10 penerbangan kargo terdampak.
- Data dampak dihimpun periode 6 September 2026 pukul 01.30 WIB hingga 13.30 WIB.
- Penutupan sementara (aerodrome closed) dilakukan dengan pertimbangan keselamatan penerbangan.
- Bandara aktivasi Service Recovery Action (SRA) untuk tangani penumpang terdampak.
- SRA sediakan makanan, minuman ringan, dan bus ke hotel melalui koordinasi dengan masksai.
- Posko koordinasi dibuka di Terminal 1B untuk tangani kondisi operasional di lapangan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.