Aktivitas Anak Krakatau Menurun, PVMBG Ungkap Ancaman yang Masih Mengintai
PVMBG menyatakan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau menurun, namun potensi erupsi susulan masih tetap ada sehingga pemantauan ketat 24 jam terus dilakukan. Status gunung berada pada Level III (Siaga) dengan rekomendasi larangan beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah, mengingat ancaman terhadap warga dan nelayan sekitar. PVMBG juga memperingatkan pergerakan abu vulkanik yang bergantung arah angin dan berkolaborasi dengan BMKG serta stasiun di Australia untuk memantau dampaknya terhadap keselamatan penerbangan.
Poin-Poin Utama
- PVMBG menyatakan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau terpantau menurun.
- Potensi erupsi susulan dipastikan masih ada.
- PVMBG melakukan pemantauan ketat selama 24 jam penuh.
- Kepala PVMBG Rita Susilawati menyampaikan pernyataan tersebut pada Minggu (6/9).
- Rita meninjau Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Anak Krakatau di Kabupaten Serang.
- PVMBG bekerja sama dengan BMKG untuk memantau arah angin.
- PVMBG juga bekerja sama dengan stasiun di Australia.
- Abu vulkanik dapat memengaruhi keselamatan penerbangan.
- Pada 6 September, sebaran abu mengarah ke barat, selatan Selat Sunda, hingga Samudra Hindia.
- Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Level III (Siaga).
- Status siaga ditetapkan berdasarkan tingkat ancaman bahaya, bukan skala letusan.
- PVMBG merekomendasikan larangan beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat kawah.
- Erupsi yang terus-menerus mengancam warga dan nelayan di sekitar kawasan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.