Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Nasional News Netral

Mengapa Dentuman Anak Krakatau Kencang di Jabar tapi Sunyi di Banten?

Minggu, 6 September 2026, 13:00 WIB Sumber: Republika Dibaca 2 kali
Ukuran:

Badan Geologi menyatakan dentuman dan getaran yang dilaporkan di sejumlah wilayah Jawa Barat berkaitan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau pada 4-5 September 2026, berdasarkan kesesuaian waktu dan sinyal yang terekam di stasiun pemantauan. Gelombang akustik berfrekuensi rendah dari erupsi dapat merambat dalam jarak jauh sehingga terdengar sebagai dentuman dan dirasakan sebagai getaran. Aktivitas Gunung Anak Krakatau mengalami peningkatan sejak Juli 2026 dan statusnya dinaikkan dari Level II menjadi Level III pada 2 Juli 2026.

Poin-Poin Utama

  • Dentuman dan getaran dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Jawa Barat pada 4-5 September 2026.
  • Badan Geologi Kementerian ESDM mengonfirmasi hubungan antara dentuman dan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM adalah Lana Saria.
  • Sinyal erupsi tercatat di sejumlah stasiun pemantauan di Jawa Barat.
  • Gelombang akustik berfrekuensi rendah dari erupsi dapat merambat dalam jarak jauh.
  • Kondisi atmosfer tertentu membuat gelombang akustik terdengar sebagai dentuman dan dirasakan sebagai getaran.
  • Dentuman erupsi Gunung Kelud pernah terdengar hingga Jawa Tengah.
  • Suara erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki terdengar hingga Maumere dan Pulau Alor.
  • Aktivitas Gunung Anak Krakatau meningkat sejak Juli 2026.
  • Status aktivitas gunung api dinaikkan dari Level II ke Level III pada 2 Juli 2026.
  • Pada 4 September 2026 pukul 23.00 WIB, Anak Krakatau mengalami erupsi menerus.
  • Erupsi disertai semburan lava atau lava fountain, suara gemuruh, dan dentuman.
  • Aktivitas tertinggi tercatat pada 5 September 2026.
Tagar Terkait
#erupsi#anak krakatau#jawa barat#gunung api#geologi#suara dentuman#gelombang akustik
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya