Pelajar Terjaring Demo Dikirim ke Barak TNI, Pramono: Supaya Lebih Menyayangi Negara
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung apresiasi program pelatihan bela negara bagi pelajar yang terjaring aksi demonstrasi di Jakarta pada 27 Agustus. Pelatihan berlangsung selama 10 hari di Standby Force TNI, Bogor, dengan peserta dari Jakarta, Tangerang, Bekasi, dan sekitarnya. Pramono menyatakan program ini penting untuk membentuk karakter generasi muda yang menghargai dan menyayangi tanah air.
Poin-Poin Utama
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung apresiasi program pelatihan bela negara dari Kemenhan dan Gilead Metro Jaya.
- Peserta program adalah pelajar yang terjaring aksi demonstrasi di Jakarta pada 27 Agustus.
- Pelajar juga dikirim dari Tangerang, Bekasi, Tangerang Selatan, Bogor, dan Depok.
- Dari Jakarta, 29 pelajar diberangkatkan tetapi hanya 27 yang mengikuti program.
- Pelatihan berlangsung selama 10 hari mulai 4 hingga 14 September 2026.
- Lokasi pelatihan dipusatkan di Standby Force TNI, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
- Program bertujuan membentuk karakter generasi muda yang menghargai tanah air.
- Peserta berasal dari wilayah penyangga Jakarta meliputi Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi.
- Detail teknis dan kurikulum pelatihan diserahkan kepada Kemenhan dan Gilead Metro Jaya.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.