Fenomena Anak Krakatau Ini Tak Bisa Disepelekan, Taruhannya Nyawa
Gunung Anak Krakatau masih sangat berbahaya karena memiliki potensi longsoran tubuh gunung bawah laut yang dapat memicu tsunami mendadak serta aktivitas erupsi eksplosif. Data satelit dan rekaman helikopter pada 23 Desember 2018 mengonfirmasi bahwa sektor barat daya gunung tersebut ambruk ke laut, menyebabkan tinggi Anak Krakatau turun drastis dari 338 meter menjadi 110 meter di atas permukaan laut. Tsunami yang disebabkan gunung berapi dapat dipicu oleh ledakan bawah laut atau aliran piroklastik yang masuk ke badan air.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.