BPJPH Dorong Ekosistem Halal, FESyar Jadi Wadah Sinergi Stakeholders
Sekretaris Utama BPJPH Muhammad Aqil Irham menyatakan sertifikasi halal dapat menjadi pengungkit ekonomi daerah dengan mendorong kapasitas UMKM dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026 di Surabaya menjadi wadah sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, perbankan, dan akademisi untuk memperkuat rantai nilai halal. Menurut Aqil, sertifikat halal bukan sekadar administrasi melainkan instrumen ekonomi yang memberikan nilai tambah, diferensiasi produk, dan meningkatkan daya saing.
Poin-Poin Utama
- Muhammad Aqil Irham adalah Sekretaris Utama BPJPH.
- BPJPH gelar talkshow penguatan produk halal pada FESyar Regional Jawa 2026.
- Acara berlangsung di Grand City Surabaya, Jawa Timur, pada 25 September 2026.
- Sertifikasi halal dapat menjadi pengungkit ekonomi daerah.
- Penguatan kapasitas usaha UMKM mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
- Ekonomi daerah yang kuat berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.
- FESyar mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.
- FESyar menjadi wadah sinergi untuk memperkuat rantai nilai halal.
- Pengembangan ekosistem halal perlu meliputi penguatan kapasitas pelaku usaha.
- Sertifikat halal merupakan instrumen ekonomi yang memberikan nilai tambah.
- Sertifikat halal memberikan diferensiasi produk kepada pelaku usaha.
- Sertifikat halal meningkatkan daya saing produk di pasaran.
- FESyar mempertemukan pelaku usaha dengan perbankan dan akademisi.
- FESyar mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga pemeriksa dan pendamping halal.
- FESyar bertujuan mengembangkan ekonomi syariah di tingkat regional.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.