Beranda Kamis, 1 Oktober 2026

!online

Lingkungan Negatif

Penambangan Batu Ambar Ilegal Marak Terjadi di Ukraina akibat Konflik

Kamis, 1 Oktober 2026, 09:14 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

kelompok ala mafia mengeruk resin fosil selama bertahun-tahun tanpa memedulikan kelestarian lingkungan. Ukraina telah berusaha mengatur industri ini sejak 2019, tetapi invasi Rusia pada 2022 menyebabkan penangguhan inspeksi lingkungan dan membanjiri pasar dengan ambar "abu-abu" (tidak terdaftar). Meskipun ekspor resmi meningkat pesat dari 0,61 metrik ton pada 2020 menjadi 88,83 metrik ton pada 2025, penambang ilegal terus beroperasi karena keterbatasan penegakan hukum di tengah perang.

Poin-Poin Utama

  • Penambangan ambar ilegal merusak bentang alam di Rivne, Ukraina barat laut.
  • Aktivitas penambangan menyisakan tunggul pohon, semak-semak kecil, dan genangan air berlumpur.
  • Kelompok-kelompok ala mafia mengeruk bongkahan resin fosil selama bertahun-tahun tanpa memedulikan lingkungan.
  • Batu ambar digunakan untuk membuat perhiasan dan produk lain yang diminati di Tiongkok.
  • Oleg Bogelsky memperkirakan 60 hingga 70 persen fosil ambar di Ukraina termasuk kategori abu-abu.
  • Ukraina memiliki salah satu cadangan ambar terbesar di dunia.
  • Setelah Uni Soviet runtuh pada 1990-an, operator ilegal berbondong-bondong masuk ke Ukraina.
  • Kelompok kriminal mengeruk ambar dalam jumlah besar menggunakan pompa motor.
  • Olena Belichenko dari Asosiasi Ambar Internasional menyatakan tidak ada undang-undang yang mampu menghentikan penambangan.
  • Ivan Shvyryd mendapati 2.000 penambang sedang menggali di satu lokasi penambangan ilegal.
  • Anak kelas lima SD tidak bersekolah dan pergi menggali batu ambar di Ukraina.
  • Pada 2019, Ukraina mengesahkan undang-undang untuk mengatur penambangan ambar.
  • Ekspor resmi ambar mentah naik dari 0,61 metrik ton pada 2020 menjadi 88,83 metrik ton pada 2025.
  • Pemberlakuan darurat militer akibat invasi Rusia pada 2022 menyebabkan penangguhan inspeksi rutin.
  • Perusahaan pertambangan kini mengandalkan kelompok pengamanan swasta bersenjata untuk melindungi lokasi tambang.
Tagar Terkait
#ukraina#konflik rusia-ukraina#kerusakan lingkungan#penambangan ilegal#batu ambar#mafia ambar#resin fosil
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya