Sekolah Terdampak Abu Anak Krakatau Bisa Belajar dari Rumah
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyatakan sekolah yang terdampak cukup berat oleh abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dapat menerapkan pembelajaran jarak jauh dengan menyesuaikan kegiatan belajar berdasarkan indeks pencemaran udara. Wilayah yang terdampak cukup berat berada di Banten dan Lampung. Sekolah yang tidak terdampak tetap dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan dan jam belajar yang fleksibel.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.