Sebanyak 50 Siswa SMKN 39 Jakarta Pusat Dibekali Psikologi dan Keislaman Cegah Perundungan Siber
Sebanyak 50 siswa SMKN 39 Cempaka Putih, Jakarta Pusat mengikuti edukasi pencegahan perundungan siber yang diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi Universitas YARSI dengan memadukan perspektif psikologi dan nilai-nilai keislaman. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai berbagai bentuk cyberbullying, dampaknya terhadap kondisi psikologis, serta cara mencegah dan menyikapinya di ruang digital. Hasil evaluasi menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman siswa sekitar 10 persen berdasarkan perbandingan skor pre-test dan post-test.
Poin-Poin Utama
- Sebanyak 50 siswa SMKN 39 Cempaka Putih, Jakarta Pusat mengikuti edukasi pencegahan perundungan siber.
- 50 siswa tersebut terdiri atas 25 siswa kelas X dan 25 siswa kelas XI.
- Kegiatan berlangsung pada Kamis, 1 Oktober 2026.
- Edukasi diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi Universitas YARSI.
- Tema kegiatan adalah Program Edukasi Pencegahan Perilaku Cyberbullying pada Siswa SMKN 39 Berbasis Psikologi dan Nilai-Nilai Keislaman.
- Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai cyberbullying, dampaknya, serta cara mencegah dan menyikapinya.
- Program ini memadukan perspektif psikologi dengan nilai-nilai keislaman.
- Kegiatan berlangsung selama tiga setengah jam mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB.
- Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, pre-test, penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, kuis, dan post-test.
- Karimulloh selaku ketua tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Psikologi Universitas YARSI menjadi narasumber.
- Ade Nursanti menyampaikan materi dari perspektif psikologi.
- Kepala SMKN 39 Jakarta Ani Kristiani menyambut baik kegiatan tersebut.
- Siswa diajak mengenali berbagai bentuk cyberbullying dan memahami dampaknya terhadap kondisi psikologis.
- Hasil evaluasi menunjukkan skor pengetahuan peserta meningkat sekitar 10 persen setelah mengikuti kegiatan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.