BPOM Gandeng IAI Perkuat Kemandirian Obat Indonesia
BPOM memperkuat sinergi dengan IAI untuk membangun ketahanan obat nasional dan mewujudkan kemandirian industri farmasi. Sekitar 70 persen pegawai BPOM berasal dari profesi apoteker, yang memiliki peran strategis mulai dari penelitian hingga pengendalian mutu obat. Kepala BPOM menyoroti ketergantungan tinggi Indonesia terhadap bahan baku obat impor, yakni sekitar 94 persen kebutuhan nasional pada 2025.
Poin-Poin Utama
- BPOM mengundang IAI untuk memperkuat sinergi strategis dalam membangun ketahanan obat nasional.
- Kolaborasi BPOM dan IAI bertujuan mewujudkan kemandirian industri farmasi Indonesia.
- Kolaborasi ini juga menjamin ketersediaan obat yang aman, bermutu, dan berkhasiat bagi masyarakat.
- Kepala BPOM adalah Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed Ph.D.
- IAI menaungi ratusan ribu apoteker di seluruh Indonesia.
- Apoteker berperan mulai dari penelitian hingga pengendalian mutu obat.
- Sekitar 70 persen pegawai BPOM berasal dari profesi apoteker.
- Kesamaan latar belakang keilmuan menjadi modal strategis kemitraan BPOM dan IAI.
- Indonesia masih bergantung pada bahan baku obat impor.
- Pada 2025, sekitar 94 persen kebutuhan bahan baku obat nasional dipenuhi dari luar negeri.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.