513 Hektare Hutan Tanjung Puting Hangus, Api Belum Juga Padam
Kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, telah meluas hingga sekitar 513 hektare. Kementerian Kehutanan mengerahkan ratusan personel dari berbagai instansi dan melakukan operasi water bombing sejak September untuk memadamkan api. Masyarakat diminta tidak melakukan pemadaman secara mandiri tanpa koordinasi dengan petugas guna menghindari risiko keselamatan.
Poin-Poin Utama
- Kebakaran hutan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, mencapai sekitar 513 hektare.
- Kementerian Kehutanan mengerahkan ratusan personel tambahan untuk menangani kebakaran.
- Penanganan melibatkan sekitar 117 personel dan 10 personel bantuan dari Taman Nasional Karimunjawa serta Taman Nasional Gunung Halimun Salak.
- Penambahan 372 personel dari Kodam, mitra Taman Nasional Tanjung Puting, Polkob, BPBD Kobar, Kodim, dan Brimob.
- Dukungan pemadaman udara dikoordinasikan melalui BNPB dan BPBD.
- Operasi water bombing pertama dilakukan pada 9 September 2026.
- Water bombing kembali dilaksanakan pada 20 hingga 22 September di Resort Teluk Pulai.
- Permohonan dukungan penanganan kebakaran diajukan pada 2 Oktober untuk wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat dan Seruyan.
- Dukungan udara ditambahkan pada 9 Oktober di Resort Tanjung Harapan.
- Titik panas di beberapa wilayah masih berpotensi meningkat meskipun kondisi mulai membaik.
- Kementerian Kehutanan akan menggeser kekuatan ke provinsi yang masih membutuhkan penanganan intensif.
- Masyarakat diminta tidak melakukan pemadaman secara mandiri tanpa koordinasi dengan petugas.
- Penanganan kebakaran tertentu membutuhkan keahlian dan langkah khusus untuk menghindari risiko keselamatan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.