Beranda Kamis, 15 Oktober 2026

!online

Ekonomi Netral

Hilirisasi Kunci Tingkatkan Nilai Tambah Nikel, Bahlil Bidik Ekspor USD45 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026, 00:06 WIB Sumber: Sindonews Dibaca 9 kali
Ukuran:

Pemerintah menargetkan ekspor nikel Indonesia mencapai USD45 miliar pada 2026, setelah sebelumnya melonjak dari USD3,3 miliar pada 2017-2018 menjadi lebih dari USD40 miliar pada 2025 berkat hilirisasi. Hilirisasi nikel terbukti meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia secara signifikan dibandingkan mengekspor bijih mentah. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa hilirisasi merupakan kunci memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

Poin-Poin Utama

  • Pemerintah menargetkan ekspor nikel Indonesia mencapai USD45 miliar pada 2026.
  • Target ekspor tersebut setara dengan Rp808,6 triliun dengan kurs Rp17.969 per USD.
  • Ekspor nikel pada 2017-2018 tercatat sekitar USD3,3 miliar.
  • Ekspor nikel melonjak menjadi USD34 miliar pada 2023.
  • Ekspor nikel melampaui USD40 miliar pada 2025.
  • Lonjakan ekspor terjadi setelah ekspor bijih nikel dihentikan.
  • Industri pengolahan nikel dibangun di dalam negeri.
  • Bahlil Lahadalia menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
  • Bahlil Lahadalia juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
  • Beliau mewakili Presiden Prabowo Subianto membuka Trade Expo Indonesia ke-41.
  • Trade Expo Indonesia ke-41 diselenggarakan di Tangerang pada 14 Oktober 2026.
  • Hilirisasi meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.
  • Hilirisasi memperkuat kemandirian ekonomi nasional.
  • Nikel menjadi contoh nyata keberhasilan kebijakan hilirisasi.
  • Sumber daya alam memberi manfaat lebih besar jika diolah sebelum dipasarkan.
Tagar Terkait
#ekspor#hilirisasi#esdm#bahlil lahadalia#nikel#trade expo indonesia
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.

Buka Sumber di Sindonews

Warta Terkini Lainnya