Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Berita Netral

Pagi Berdebu Warga Jakarta dan Sekitar Buntut Abu Vulkanik Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026, 23:53 WIB Sumber: DetikNews Dibaca 1 kali
Ukuran:

Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau menyebar ke sebagian wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat pada Minggu (6/9/2026), menyebabkan warga merasakan udara berkabut dan abu tipis menempel di jalanan. Dampaknya berupa keluhan mata perih dan napas terasa berat, hingga Dinas Perhubungan DKI mempercepat penutupan CFD Sudirman-Thamrin serta membagikan masker. Dinas Lingkungan Hidup DKI mengimbau masyarakat mengurangi paparan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan, dengan mengenakan masker N95 saat beraktivitas luar ruangan.

Poin-Poin Utama

  • Erupsi Gunung Anak Krakatau sebabkan sebaran abu vulkanik hingga Jakarta dan sekitarnya.
  • BMKG catat sebaran abu vulkanik jangkau sebagian DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
  • Waraskan DKI Jakarta rasakan perubahan kualitas udara dan temukan lapisan tipis abu sejak Minggu (6/9/2026).
  • BMKG pantau pergerakan sebaran abu pada pukul 04.00 WIB.
  • Klaster pertama sebaran bergerak ke timur laut hingga selatan dengan ketinggian 20.000 kaki.
  • Klaster pertama mencakup sebagian DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan perairan sekitarnya.
  • Klaster kedua bergerak ke barat daya hingga barat laut dengan ketinggian 50.000 kaki.
  • Klaster kedua mencakup sebagian Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, dan Samudra Hindia.
  • Permukaan jalan di kawasan Bundaran HI temukan lapisan tipis abu pada pukul 07.00 WIB.
  • Waraskan rasakan gangguan berupa mata perih dan napas terasa lebih berat.
  • Dishub DKI percepat pengakhiran CFD Sudirman-Thamrin dari pukul 10.00 WIB menjadi sekitar pukul 09.00 WIB.
  • CFD Rasuna Said juga dihentikan.
  • Petugas Dishub dan kepolisian bagikan masker kepada warga.
  • Dinas Lingkungan Hidup DKI minta kelompok rentan (anak-anak, lansia, pemilik gangguan pernapasan) kurangi paparan.
  • Masker N95 atau setara yang menutupi hidung dan mulut secara rapat disarankan untuk aktivitas luar ruangan.
Tagar Terkait
#abu vulkanik#anak krakatau#bmkg#jakarta#erupsi gunung#cfd sudirman-thamrin#dinas perhubungan dki jakarta
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya