Arab Saudi Hancurkan Rudal Jelajah di Langit Madinah
Arab Saudi mengumumkan pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah rudal jelajah di wilayah kota suci Madinah pada Kamis (15/10), tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai dalang di balik serangan tersebut. Pencegatan ini dilakukan di tengah meningkatnya serangan rudal dan drone oleh kelompok Houthi terhadap wilayah Saudi, termasuk serangan terhadap bandara-bandara dan fasilitas energi. Dalam periode 5-10 Oktober, sedikitnya 10 serangan menargetkan lima bandara di wilayah Saudi yang menewaskan sekitar 20 orang dan melukai ratusan orang lainnya.
Poin-Poin Utama
- Arab Saudi mengumumkan pertahanan udaranya mencegat dan menghancurkan sebuah rudal jelajah di wilayah Madinah pada Kamis (15/10) waktu setempat.
- Juru bicara koalisi Saudi, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, mengumumkan pencegatan rudal jelajah tersebut melalui media sosial.
- Al-Maliki tidak menyebutkan sumber atau dalang di balik peluncuran rudal jelajah tersebut.
- Target dari serangan rudal jelajah tersebut tidak diketahui secara jelas.
- Tidak ada keterangan soal kerusakan atau korban jiwa akibat pencegatan rudal jelajah tersebut.
- Pencegatan dilakukan saat serangan rudal dan drone oleh kelompok Houthi terhadap Arab Saudi semakin meningkat.
- Koalisi militer pimpinan Arab Saudi memberikan dukungan udara kepada pasukan pemerintah Yaman yang memerangi Houthi.
- Pada 29 September, koalisi menuduh Houthi melancarkan serangan drone terhadap pusat distribusi listrik Taibah di Madinah.
- Serangan drone terhadap pusat distribusi listrik Taibah menyebabkan transformator yang pemasok listrik untuk Masjid Nabawi tidak berfungsi.
- Pada Kamis (15/10) pagi, koalisi Arab Saudi juga mencegat dan menghancurkan sebuah drone di atas wilayah Provinsi Timur.
- Houthi mengklaim telah menyerang Bandara Internasional King Khalid di Riyadh dengan menggunakan rudal balistik pada Kamis (15/10).
- Pada Rabu (14/10), koalisi Arab Saudi mengumumkan pencegatan sebuah rudal balistik yang diluncurkan Houthi ke arah Riyadh.
- Peringatan dini diaktifkan untuk wilayah Riyadh dan area Al-Kharj sebelum pencegatan rudal balistik pada 14 Oktober.
- Antara 5-10 Oktober, setidaknya 10 serangan menargetkan lima bandara di wilayah Arab Saudi, menewaskan sedikitnya 20 orang dan melukai ratusan orang.
- Bandara Internasional King Khalid menjadi target serangan terbanyak dengan lima serangan, menewaskan 18 orang.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.