Houthi Akan Terus Serang Arab Saudi dengan Prinsip 'Mata Ganti Mata'!
Kelompok Houthi Yaman menegaskan akan terus melancarkan serangan terhadap fasilitas Arab Saudi selama Riyadh melanjutkan operasi militernya di Yaman. Serangan terbaru terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh menewaskan sedikitnya 14 orang dan melukai lebih dari 300 orang. Konfrontasi ini dapat dihentikan apabila Arab Saudi mencabut blokadenya dan menarik pasukan dari wilayah Yaman.
Poin-Poin Utama
- Kelompok Houthi Yaman akan terus melancarkan serangan balasan terhadap bandara dan fasilitas minyak Arab Saudi.
- Serangan balasan dilakukan selama Riyadh melanjutkan operasi militernya di Yaman.
- Abdulwahid Abu Ras adalah pelaksana tugas Menteri Luar Negeri pemerintahan Houthi.
- Abu Ras mengatakan pertempuran dapat diakhiri jika Arab Saudi mencabut blokadenya.
- Arab Saudi juga harus menarik pasukannya dari wilayah Yaman untuk mengakhiri pertempuran.
- Serangan Houthi terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh menewaskan sedikitnya 14 orang.
- Serangan tersebut melukai lebih dari 300 orang selama akhir pekan.
- Koalisi pimpinan Arab Saudi menyerang depot bahan bakar di dekat Sanaa pada hari Selasa.
- Abu Ras menggambarkan pendekatan kelompoknya sebagai prinsip mata ganti mata.
- Pasukan Houthi menargetkan fasilitas minyak Arab Saudi sebagai pembalasan.
- Houthi juga menargetkan infrastruktur dan posisi militer Arab Saudi.
- Abu Ras mengatakan blokade dibalas dengan blokade dan bandara dengan bandara.
- Konfrontasi terbaru dimulai pada Juli dengan serangan terhadap Bandara Sanaa.
- Serangan tersebut diikuti oleh serangan rudal Houthi ke Arab Saudi.
- Gencatan senjata yang dimediasi PBB pada 2022 mengakhiri periode relatif tenang selama beberapa tahun.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.