Beranda Jumat, 16 Oktober 2026

!online

Internasional Netral

5 Berita Internasional Hari Ini: Jembatan China-Korut Dibuka hingga AS Pertimbangkan Gunakan MOAB untuk Iran

Kamis, 15 Oktober 2026, 18:04 WIB Sumber: DetikNews Dibaca 11 kali
Ukuran:

Iran melaporkan kapal kontainer terbakar dan tenggelam di Selat Hormuz setelah menghantam ranjau laut, sementara AS dikabarkan menyusun rencana serangan yang mencakup penggunaan bom MOAB terhadap Iran jika Trump memerintahkan operasi tempur. China dan Korea Utara secara resmi membuka Jembatan Sungai Yalu Baru sepanjang 3 kilometer setelah 12 tahun tertunda untuk menghidupkan kembali perdagangan bilateral yang sempat memburuk. Selain itu, Timor Leste meliburkan sekolah akibat kabut asap dari kebakaran hutan di Indonesia, dan Ukraina menuduh AS membantu Rusia karena gagal memberikan peringatan intelijen serta membatasi respons militer melalui sistem Starlink.

Poin-Poin Utama

  • China dan Korea Utara resmi membuka jembatan penghubung kedua negara pada 15 Oktober.
  • Jembatan Sungai Yalu Baru membentang sepanjang 3.026 meter di atas Sungai Yalu.
  • Jembatan tersebut selesai dibangun 12 tahun sebelum akhirnya dibuka secara resmi.
  • Pembukaan jembatan bertujuan menghidupkan kembali perdagangan dopo hubungan kedua negara memburuk.
  • Sebuah kapal kontainer terbakar dan tenggelam di Selat Hormuz setelah menghantam ranjau laut.
  • Iran menyebut kapal kontainer tersebut melintasi Selat Hormuz melalui rute yang tidak sah.
  • Selat Hormuz secara efektif diblokade Iran setelah serangan AS dan Israel akhir Februari.
  • AS menyusun rencana serangan yang mencakup kemungkinan penggunaan bom MOAB untuk Iran.
  • MOAB atau GBU-43/B merupakan bom non-nuklir terbesar dalam persenjataan AS.
  • Bom MOAB akan digunakan jika Trump memerintahkan operasi tempur terhadap Iran.
  • Trump bisa memerintahkan operasi tempur terhadap Iran sebelum maupun sesudah pemilu sela November.
  • Timor Leste meliburkan sekolah selama tiga hari mulai 15 Oktober wegen kabut asap dari Indonesia.
  • Warga Timor Leste mengenakan masker karena polusi udara akibat kabut asap.
  • Ukraina menuduh AS gagal memberikan peringatan intelijen mengenai serangan rudal Rusia.
  • Presiden Ukraina Zelensky meminta Elon Musk memulihkan layanan Starlink.
Tagar Terkait
#amerika serikat#iran#selat hormuz#donald trump#rusia#china#ukraina#korea utara#jembatan#internasional#elon musk#starlink#timor-leste#moab
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya