Iran Berencana Memperpanjang Perang, Bikin Trump Gelisah Jelang Pemilu Sela AS
- Iran increasingly confident in ability to attack targets throughout Middle East.
- Iran indicated to prolong war for months to frustrate United States.
Laporan intelijen AS yang dikutip The New York Times menunjukkan Iran semakin percaya diri terhadap kemampuan militernya dan berencana memperpanjang konflik selama berbulan-bulan untuk membuat AS frustrasi, sambil memanfaatkan tekanan politik terhadap Trump menjelang pemilu sela. Selain eskalasi militer yang mencakup serangan ke pangkalan AS di Teluk dan Selat Hormuz, Iran juga mengaktifkan kembali peretasnya untuk menyerang melalui siber guna mengikis dukungan publik AS terhadap perang. Kesepakatan gencatan senjata dianggap sulit dicapai karena Iran tidak keberatan memperburuk situasi politik Washington.