Jelang Pemilu Sela, Trump Akan Dapat Banyak Kejutan dari Iran
Profesor Mohamad Elmasry meyakini Iran akan meningkatkan eskalasi konflik dalam delapan minggu ke depan menjelang pemilu sela AS, sejalan dengan laporan The New York Times yang mengutip pejabat intelijen AS. Iran merasa dapat memanfaatkan posisi relatif lemah Presiden Trump karena ekonomi AS dinilai tidak mampu menanggung pukulan tambahan dan Partai Republik membutuhkan stabilitas untuk memenangkan pemilu sela.
Poin-Poin Utama
- Mohamad Elmasry adalah profesor di Doha Institute for Graduate Studies.
- Elmasry memprediksi Iran akan meningkatkan eskalasi konflik dalam delapan minggu ke depan.
- The New York Times menerbitkan laporan yang sejalan dengan prediksi Elmasry.
- Pejabat intelijen AS menilai Iran akan lebih banyak mengambil langkah ofensif.
- Iran merasa posisi Presiden AS Donald Trump sedang relatif lemah.
- Ekonomi AS disebut tidak ampuh menanggung pukulan konflik lebih lanjut.
- Partai Republik membutuhkan stabilitas untuk meraih hasil baik dalam pemilu sela.
- Iran tidak bersedia diam membiarkan AS mendikte laju konflik.
- Iran lebih cenderung melakukan eskalasi saat ini dibandingkan menunggu.
- Iran berencana menyerang Trump di titik paling menyakitkan baginya.
- Trump saat ini sedang menghadapi pemilu sela.
- Intensitas konflik antara Iran dan AS diperkirakan akan meningkat.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.