Total 1.039 Penerbangan di Bandara Soetta Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Ahad (7/9/2026) berdampak pada 1.039 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta, meliputi 746 domestik, 272 internasional, dan 21 kargo dengan total 166.351 penumpang terdampak melalui pembatalan, keterlambatan, dan pengalihan pendaratan. Sebagai penanganan, InJourney Airports mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) dengan menyediakan makanan, minuman, area istirahat seperti Employee Lounge, posko di Terminal 1, 2, dan 3, serta layanan bus gratis menuju Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya. Maskapai penerbangan juga membuka layanan di setiap terminal untuk memberikan informasi dan penanganan kepada penumpang terdampak.
Poin-Poin Utama
- Total 1.039 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau pada Ahad (7/9/2026).
- Penerbangan terdampak terdiri dari 746 domestik, 272 internasional, dan 21 kargo.
- Total 166.351 penumpang terdampak.
- Dampak berupa pembatalan, keterlambatan, dan pengalihan pendaratan ke bandara alternatif.
- Data berdasarkan pukul 21.30 WIB.
- Bandara mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA).
- Maskapai menyediakan makanan dan minuman ringan bagi penumpang terdampak.
- 8 bus gratis disiapkan, masing-masing 2 untuk Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya.
- Keberangkatan bus pertama 6/9 pukul 21.00 WIB.
- Pendaftaran penumpang dilakukan di posko Terminal 1, 2, dan 3.
- Posko Terminal 1B dibuka untuk koordinasi operasional lapangan.
- Employee Lounge disiapkan sebagai area istirahat tambahan.
- Maskapai membuka layanan informasi di setiap terminal.
- Informasi bus disampaikan langsung staf bandara ke penumpang di terminal.
- Pernyataan disampaikan Assistant Deputy Communication & Legal Soetta, Yudistiawan, di Tangerang.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.