Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Berita Netral

Kondisi Gunung Anak Krakatau Senin Pagi Usai Erupsi

Senin, 7 September 2026, 08:46 WIB Sumber: DetikNews
Ukuran:

Gunung Anak Krakatau erupsi Minggu malam pukul 20.23 WIB terekam seismograf amplitudo 58 mm durasi 44 detik. Badan Geologi melaporkan aktivitas gempa Senin pagi (7/9/2026) meliputi 4 gempa hembusan, 34 low frequency, 44 hybrid, dan tremor terus-menerus dengan kondisi cuaca berawan serta gunung tertutup kabut. Masyarakat diimbau tidak mendekati kawah aktif dalam radius 3 km.

Poin-Poin Utama

  • Gunung Anak Krakatau erupsi Senin (7/9/2026) pukul 20.23 WIB malam sebelumnya.
  • Badan Geologi laporkan aktivitas Gunung Anak Krakatau periode 00.00–06.00 WIB.
  • Erupsi sebelumnya terekam seismograf amplitudo maksimum 58 mm, durasi 44 detik.
  • Visual letusan tidak teramati akibat kabut 0-III.
  • Suhu udara tercatat 25.7–26.4°C, kelembaban 79–82%.
  • Angin lemah hingga sedang ke arah barat laut.
  • Terjadi 4 kali gempa hembusan, amplitudo 30–41 mm, durasi 22–39 detik.
  • Terjadi 17 kali gempa Harmonik, amplitudo 24–46 mm, durasi 23–387 detik.
  • Terjadi 34 kali gempa Low Frequency, amplitudo 19–45 mm, durasi 6–19 detik.
  • Terjadi 44 kali gempa Hybrid/Fase Banyak, amplitudo 20–46 mm, durasi 7–23 detik.
  • Terjadi 1 kali gempa Tremor Menerus, amplitudo 5–15 mm, dominan 10 mm.
  • Asap kawah tidak teramati.
  • Masyarakat dilarang mendekati kawah aktif dalam radius 3 km.
  • Lahan kawah aktif Gunung Anak Krakatau tertutup kabut.
  • PVMBG keluarkan imbauan resmi melalui akun X.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#erupsi#bencana alam#pvmbg#badan geologi
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya