Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Berita Netral

Rentetan Erupsi Anak Krakatau Berakhir, Masyarakat Tetap Diminta Waspada

Senin, 7 September 2026, 10:57 WIB Sumber: Republika Dibaca 3 kali
Ukuran:

PVMBG menyatakan erupsi menerus Gunung Anak Krakatau berakhir pada Ahad (6/9/2026) pukul 00.04 WIB setelah berlangsung sekitar 25 jam sejak Jumat (4/9/2026). Saat ini gunung masih mengalami erupsi strombolian dan tingkat aktivitas tetap Level III (Siaga) dengan zona berbahaya dalam radius 3 kilometer. Masyarakat pesisir Banten dan Lampung diimbau tetap tenang karena aktivitas erupsi ini tidak memicu tsunami.

Poin-Poin Utama

  • PVMBG nyatakan erupsi menerus Gunung Anak Krakatau berakhir Ahad (6/9/2026) pukul 00.04 WIB.
  • Erupsi menerus dimulai Jumat (4/9/2026) pukul 23.07 WIB dan berlangsung sekitar 25 jam.
  • Gunung Anak Krakatau saat ini masih alami erupsi strombolian.
  • Kolom erupsi strombolian periode 6–7 September 2026 setinggi maksimum 300 meter di atas puncak.
  • Tercatat tiga kali gempa erupsi, sembilan kali gempa hembusan, 93 kali gempa frekuensi rendah, dan 98 kali gempa hybrid/fase banyak.
  • Nilai RSAM meningkat pada 5 September 2026 lalu menurun kembali pada 6 September 2026.
  • Data deformasi belum tunjukkan perubahan signifikan peningkatan tekanan secara cepat.
  • Tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau tetap Level III (Siaga).
  • Radius 3 kilometer dari pusat aktivitas dilarang untuk masyarakat, wisatawan, dan pelaku pelayaran.
  • Potensi bahaya utama berupa lontaran batu pijar, hujan abu lebat, awan panas, dan aliran lava.
  • Aktivitas erupsi saat ini tidak picu tsunami.
  • Masyarakat pesisir Banten dan Lampung diimbau tetap tenang dan ikuti arahan pemerintah daerah.
  • PVMBG akan terus lakukan pemantauan intensif secara visual dan instrumental.
  • Pernyataan disampaikan Kepala PVMBG Siti Sumilah Rita Susilawati pada Senin (7/9/2026).
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#erupsi#selat sunda#banten#pvmbg#lampung#tsunami#siti sumilah rita susilawati
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya