Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Berita Netral

Begini Kondisi Sebaran Debu Vulkanik Anak Krakatau Pagi Ini

Kamis, 10 September 2026, 07:34 WIB Sumber: Liputan6 Dibaca 1 kali
Ukuran:

9 pada Kamis (10/9/2026) pukul 04.00 WIB, setelah erupsi tercatat terjadi pada Rabu (9/9/2026) pukul 00.47 WIB namun tidak terpantau visual. Sebelumnya, sebaran debu vulkanik berubah arah dari barat laut menjadi barat daya berdasarkan analisis pukul 13.00 WIB, dengan lapisan rendah cenderung menjauh dari Lampung, sementara pada ketinggian sekitar 7.000 kaki sebaran masih mengarah ke barat laut meliputi sebagian Teluk Lampung, sehingga masyarakat diimbau memantau perkembangan terbaru.

Poin-Poin Utama

  • BMKG reported Anak Krakatau volcanic ash not detected in Himawari-9 RGB imagery on 10 September 2026 at 04.00 WIB.
  • MAGMA Indonesia recorded Anak Krakatau eruption on 9 September 2026 at 00.47 WIB.
  • Eruption activity could not be observed visually.
  • On 9 September 2026 morning, ash dispersed northwest toward Teluk Lampung.
  • By 9 September 2026 at 13.00 WIB, Himawari-9 imagery showed ash moved southwest.
  • Ash below 5,000 feet (1.5 km) headed southwest, covering parts of Selat Sunda to western Pandeglang.
  • Ash up to 7,000 feet (2.1 km) still moved northwest, covering parts of Teluk Lampung.
  • BMKG forecaster Yoyok Dewantoro attributed direction changes to atmospheric wind patterns.
  • Ash dispersion direction depends on wind pattern and speed at varying altitudes.
  • BMKG urged public to monitor latest Anak Krakatau activity updates.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#erupsi#anak krakatau#bmkg#selat sunda#lampung#pandeglang#debu vulkanik#magma indonesia
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.

Buka Sumber di Liputan6

Warta Terkini Lainnya