Jenis pakaian yang direkomendasikan untuk melindungi dari abu vulkanik
spectrum minimal SPF 30 tetap diperlukan karena radiasi ultraviolet masih ada meski tertutup awan atau abu, namun jangan digosokkan ulang di atas kulit yang terkena abu tanpa dibilas lembut terlebih dahulu. Perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak, lansia, dan pemilik kulit sensitif, dengan tetap mengikuti arahan resmi pemerintah terkait paparan debu vulkanik.
Poin-Poin Utama
- Dokter spesialis kulit Dr. Arini Astasari Widodo, SpDVE merekomendasikan pakaian pelindung saat penyebaran abu vulkanik.
- Rekomendasi pakaian meliputi baju lengan panjang, celana panjang, dan sepatu tertutup untuk meminimalkan permukaan kulit terbuka.
- Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) juga merekomendasikan pakaian lengan panjang dan celana panjang.
- Masker dengan filtrasi baik dan pelindung mata disarankan saat berada di luar ruangan saat abu masih beterbangan.
- Aktivitas di luar ruangan sebaiknya dikurangi ketika hujan abu sedang berat.
- Tabir surya tetap diperlukan karena radiasi ultraviolet tidak sepenuhnya hilang meski ada awan atau abu di atmosfer.
- Rekomendasi tabir surya adalah broad-spectrum minimal SPF 30 dengan tekstur nyaman dan tidak terlalu lengket.
- Tabir surya sebaiknya diaplikasikan pada kulit bersih dan kering sebelum keluar rumah dan tunggu hingga membentuk lapisan.
- Sunscreen tidak boleh diaplikasikan ulang dengan cara digosok di atas kulit yang dipenuhi abu vulkanik.
- Kulit yang sudah terkena abu sebaiknya dibilas atau dibersihkan secara lembut, dikeringkan, baru diaplikasikan sunscreen kembali.
- Saat hujan abu tebal, pakaian tertutup, topi, dan mengurangi aktivitas luar lebih penting daripada menambah lapisan sunscreen.
- Jendela dan pintu sebaiknya ditutup ketika abu vulkanik sedang banyak.
- Kelompok rentan meliputi anak-anak, lansia, serta orang dengan eksim atau kulit sangat sensitif.
- Gejala yang memerlukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan meliputi kemerahan berat, pembengkakan, rasa terbakar kuat, luka, lepuh, atau keluhan yang tidak membaik setelah dibersihkan.
- Abu vulkanik juga dapat mengiritasi mata dan saluran pernapasan sehingga masyarakat diimbau mengikuti informasi dan arahan resmi pemerintah.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.