RSUD La Palaloi Maros Siap Operasikan Cath Lab Bantuan Kemenkes Senilai Rp30 Miliar
RSUD La Palaloi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, segera mengoperasikan Cath Lab bantuan Kemenkes senilai Rp30 miliar untuk menangani pasien jantung. Alat ini belum beroperasi karena masih menunggu izin pengoperasian dan pelatihan khusus bagi tenaga medis selama sekitar tiga bulan, dengan target operasi penuh pada akhir tahun ini. Kehadiran fasilitas ini diharapkan memangkas birokrasi rujukan dan memungkinkan warga Maros mendapat penanganan jantung langsung di daerah tanpa harus dirujuk ke Makassar.
Poin-Poin Utama
- RSUD La Palaloi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, bersiap mengoperasikan Cath Lab untuk pasien jantung.
- Alat medis bantuan Kementerian Kesehatan RI bernilai kurang lebih Rp30 miliar.
- Bupati Maros HA. Chaidir Syam menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas bantuan tersebut.
- RSUD La Palaloi masih mengurus izin pengoperasian Cath Lab.
- Dokter RSUD La Palaloi telah menjalani pelatihan fellowship selama satu tahun di Tiongkok.
- Tenaga keperawatan sedang menjalani pelatihan intensif selama tiga bulan di RS Hasan Sadikin, Bandung.
- Direktur Utama RSUD La Palaloi dr. Sri Syamsinar Rachmah menjelaskan kebutuhan pelatihan khusus sekitar tiga bulan.
- Cath Lab diperkirakan beroperasi penuh pada akhir tahun ini.
- Fasilitas ini memangkas birokrasi rujukan pasien darurat jantung.
- Selama ini pasien jantung Maros dirujuk ke rumah sakit di Kota Makassar.
- Layanan mencakup tindakan intervensi jantung seperti pemasangan cincin atau balon.
- Warga Kabupaten Maros kini dapat ditangani langsung di RSUD La Palaloi.
- Bupati menyebut proyek ini sebagai sinergi pemerintah daerah dan pusat.
- Pernyataan Bupati Chaidir Syam disampaikan di Maros pada hari Senin.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.