Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Daerah Netral

Pemprov Pastikan Abu Vulkanik Anak Krakatau Tidak Sampai ke Jawa Tengah

Selasa, 8 September 2026, 11:59 WIB Sumber: DetikNews Dibaca 1 kali
Ukuran:

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan wilayahnya belum terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau berdasarkan hasil penilaian BPBD di 35 kabupaten/kota dan analisis citra satelit BMKG. Angin permukaan di ketinggian 1.500 meter bergerak dari timur ke barat, sehingga debu vulkanik tidak sampai ke Jateng, seperti dikonfirmasi 'paper test' negatif di Bandara Ahmad Yani Semarang dan beberapa titik lainnya. Meski begitu, warga diimbau tetap waspada dengan mengenakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama di musim kemarau.

Poin-Poin Utama

  • Jawa Tengah belum terpantau terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • BPBD Jateng menilai wilayah bersama BPBD 35 kabupaten/kota yang berbatasan dengan Jawa Barat.
  • Penilaian mencakup Cilacap, Kebumen, Purworejo, Brebes, Tegal, dan Banyumas hingga wilayah timur.
  • Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau belum berdampak pada aktivitas warga Jateng.
  • Belum ada residu abu vulkanik GAK yang sampai di Jateng berdasarkan analisis meteorologi.
  • Warga diimbau tetap waspada dan mengenakan masker saat bepergian atau beraktivitas luar rumah.
  • BPBD seluruh Jateng diminta mengedukasi antisipasi debu vulkanik dan dampak musim kemarau.
  • Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng Bergas Catursasi Penanggungan menyampaikan pernyataan pada Senin di Semarang.
  • Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang menggunakan data VAAC Darwin dan citra satelit BMKG Himawari.
  • Angin permukaan ketinggian 1.500 meter bergerak dari timur ke barat.
  • Debu vulkanik di lapisan atas diprediksi menjangkau Jateng, tetapi lapisan bawah angin ke timur-barat.
  • 'Paper test' dilakukan pada 6 dan 7 September di Bandara Ahmad Yani Semarang dengan hasil negatif.
  • 'Paper test' serupa dilakukan di Stasiun Klimatologi Kertajati, Stasiun Meteorologi Maritim Tegal, dan Cilacap dengan hasil negatif.
  • Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Yoga Sambodo mengutip analisis empiris tersebut.
  • BMKG meminta warga banyak minum air putih dan mengurangi aktivitas luar rumah saat musim kemarau.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#abu vulkanik#erupsi#bpbd#jawa tengah#ahmad yani semarang
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya