Bahayakah Abu Vulkanik?
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada kehidupan warga di beberapa provinsi. Berbeda dari debu biasa, partikelnya halus dan tajam sehingga dapat mengiritasi saluran pernapasan, mata, dan kulit, terutama pada kelompok rentan.
Poin-Poin Utama
- Gunung Anak Krakatau melepaskan abu vulkanik yang berdampak pada warga di beberapa provinsi.
- Abu vulkanik terbentuk dari debu halus yang disemburkan saat erupsi gunung api.
- Partikel abu vulkanik berukuran kecil dan memiliki tekstur tajam, berbeda dari debu biasa.
- Abu vulkanik dapat mengiritasi saluran pernapasan jika terhirup.
- Abu vulkanik dapat mengiritasi mata jika terpapar.
- Abu vulkanik dapat mengiritasi kulit jika kontak langsung.
- Kelompok rentan lebih terdampak oleh paparan abu vulkanik.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.